Sains

Bila Paus adalah Mamalia, Bagaimana dengan Hiu?

Seperti kebanyakan ikan, tengkorak hiu tidak terbuat dari tulang keras, melainkan tulang rawan yang fleksibel, tipis, ringan dan bisa mengapung di air

Tayang:
Editor: Ari Nugroho
Carcharodon carcharias
Ilustrasi hiu putih besar 

TRIBUNJOGJA.COM – Apabila paus ternyata bukan ikan, namun mamalia; lantas bagaimana dengan Hiu?

Apakah hewan ini juga mamalia?

Pertanyaan tersebut pernah dibahas oleh artikel Thought Co.

Rupanya, hiu adalah ikan dan bukan mamalia.

Mari kita periksa satu per satu berdasarkan karakteristik mamalia yang dipenuhi oleh paus, yaitu berdarah panas, menghirup oksigen, melahirkan dan menyusui anaknya, berambut dan bertulang keras.

Sebaiknya Anda Tahu, Paus Bukan Ikan tetapi Mamalia

Berdarah dingin

Berbeda dengan paus, hiu berdarah dingin.

Mereka tidak memiliki lemak di bawah kulit dan tidak mampu mengatur temperatur tubuhnya.

Oleh sebab itu, mereka harus tetap berada di zona air yang menjadi tempat kelahiran mereka, biasa di perairan yang hangat.

Memang ada hiu yang hidup di air dingin, tetapi mereka harus tetap di area tersebut untuk bertahan hidup dan tidak bisa bermigrasi ke perairan hangat seperti paus.

Bernapas dengan insang

Jika paus bernapas dengan paru-paru, hiu bisa menyerap oksigen secara langsung dari air menggunakan insang yang berada di balik struktur bercelah pada samping kepala mereka.

Alhasil, hiu tidak perlu muncul ke atas permukaan air untuk menghirup udara.

Bertelur

Tergantung pada jenisnya, seekor induk hiu bisa mengeluarkan hingga 100 telur dan menyembunyikannya di antara lamun, atau menyimpannya di dalam tubuh mereka (organ seks ovipositor) hingga menetas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved