YouTuber Dipenjara Setelah Beri Gelandangan Oreo Berisi 'Krim' Odol
YouTuber yang berbasis di Barcelona ini membuat video prank oreo berisi pasta gigi yang kemudian diberikan kepada gelandangan
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Metode ini sepertinya juga akan menentukan tentang aturan monetize dari Youtube.
Seperti diketahui sebelumnya, Youtube sedang merencanakan untuk mengubah sistem penilaian terhadap sebuah video setelah mendapat banyak kritikan dari warganet.
Hingga saat ini, Youtube menggunakan jumlah viewers sebagai tolak ukur untuk menentukan kesuksesan sebuah video.Kali
Kali ini YouTube mendiskusikan dua metode: durasi menonton dan pemberian komentar.
Melansir dari Bloomberg, akibat hanya melihat jumlah penonton maka banyak content creator telah menghasilkan video-video yang bersifat kontroversial dan clickbait.
Tidak berhenti sampai situ saja, kerap video-video yang kontroversial menjadi informasi negatif bagi para viewers
Rupanya Youtube ingin mengurangi hal ini dengan memberi standar baru, berapa lama penonton menyaksikan sebuah video berkualitas dan komen seorang pengguna.
Dalam penjelasannya, Youtube merasa memiliki tanggung jawab untuk menjadi penyedia konten yang lebih baik dengan menggabungkan teknologi dan sifat manusia.
Meski begitu, belum jelas bagaimana Youtube akan menerapkan sistem ini.
Dengan kehadiran sistem baru ini, Youtube berharap dapat menghadirkan layanan yang lebih baik. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/youtuber-dipenjara_1.jpg)