Sains

Mengapa Hidung Jadi Meler setelah Makan yang Pedas?

Penelitian 2015 menemukan bahwa makanan pedas bisa menangkal akumulasi lemak visceral, jenis lemak yang menumpuk di usus dan organ lainnya.

Mengapa Hidung Jadi Meler setelah Makan yang Pedas?
ist
makanan pedas 

TRIBUNJOGJA.COM - Selain menu yang beragam, jenis sambal nusantara pun tak cukup dihitung jari.

Ini artinya, orang Indonesia cukup gemar memakan makanan pedas.

Padahal, setiap kali kita memakan makanan pedas ada banyak sensasi yang dirasakan.

Mulai dari lidah yang terasa terbakar, keringat mengucur di dahi, mata berkaca-kaca, dan hidung langsung meler.

Namun, kenapa makanan pedas bisa menimbulkan sensasi sedemikian rupa?

Ketika makanan pedas masuk ke dalam mulut, sebenarnya mulut, tenggorokan, perut dan usus mulai mengeluarkan cairan berupa lendir.

Ini Risikonya Bila Sahur Maupun Berbuka Puasa dengan Makanan Pedas

Menurut Dr Brett Corner, ahli bedah telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) dari Universitas Kentucky, AS, cairan lendir yang dikeluarkan tubuh itu untuk membersihkan bagian kotor yang dianggap asing.

"Saat mulut dan tenggorokan bertemu benda asing yang dianggap berbahaya, cairan berupa lendir akan membantu membersihkannya," ungkap Corner seperti dilansir Time (17/4/2019).

Bagi beberapa orang, ekstra lendir bisa mengakibatkan sakit perut hingga diare.

Meski begitu, senyawa dalam makanan pedas yang disebut kapsaisin dapat memberi efek baik untuk tubuh.

Halaman
123
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved