Pengakuan Inspektorat Sumenep, Ada ASN yang Tak Betah di Kantor karena Dikejar-kejar Utang

Pengakuan Inspektorat Sumenep, Ada ASN yang Tak Betah di Kantor karena Dikejar Utang

Pengakuan Inspektorat Sumenep, Ada ASN yang Tak Betah di Kantor karena Dikejar-kejar Utang
http://jatim.tribunnews.com
5 trik mengelola uang thr 

TRIBUNJOGJA.COM, SUMENEP -Meskipun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep telah menerapkan absensi online sejak beberapa tahun lalu.

Namun, masih ada aparatur sipil negara (ASN) yang mengabaikan tugasnya sebagai abdi negara.

Seperti yang di sampaikan langsung oleh Inspektur, Inspektorat Sumenep Titik Suryati, bahwa sampai saat ini masih ada ASN yang tidak betah di tempat kerjanya, akibatnya seringkali melalaikan tugas yang diemban terabaikan.

“Waktu masih ada di Inspektorat, saya mengetahui rata-rata ada sebagian PNS yang dikejar-kejar utang sehingga tidak betah di kantornya,” kata Titik Suryati, Jumat (24/5/2019).

Titik Suryati mengaku, ASN yang bolos kerja karena sakit, namun tidak menyampaikan cuti sakit.

“Ada ASN yang sakit, tapi tidak mengajukan cuti. Sehingga tetap itu terhitung tidak masuk kerja,” paparnya.

Sayangnya, pihaknya tidak merinci secara detail mengenai jumlah dan tempat PNS bertugas yang masih kerap melanggar seperti sering absen alias bolos kerja.

“Diantaranya ada yang kepulauan, dan yang daratan kemarin juga ada, saya tidak hapal datanya. Kami berharap agar mereka tidak menyia-nyiakan, agar bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab,” katanya.

Titik berharap, dengan diterapkannya absensi online alias elektronik tingkat kedisiplinan ASN bisa ditekan meski secara kinerja masih ada yang abai.

“Kalau bicara kedisiplinan sejak adanya absensi online, Alhamdulillah sudah lebih baik," katanya. (*)

Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved