Pemda DIY Tindaklanjuti Kasus Kematian Sapi Diduga Akibat Antraks di Gunungkidul

Pemda DIY Tindaklanjuti Kasus Kematian Sapi Diduga Akibat Antraks di Gunungkidul

Pemda DIY Tindaklanjuti Kasus Kematian Sapi Diduga Akibat Antraks di Gunungkidul
Tribunjogja/ Agung Ismianto
Sekda DIY, Gatot Saptadi 

TRIBUNJOGJA.COM - Sekda DIY, Gatot Saptadi menegaskan pemerintah daerah telah menindaklanjuti kematian tiga ekor sapi yang diduga terkena antraks. Pihak pemerintah pun terus melakukan pemantauan terkait dengan penyebab penyakit ini.

"Sudah ada tindak lanjut dan sejauh ini belum bisa ngomong antraks, kematian tiga ekor sapi ini kami pantau, " ujar Gatot kepada Tribun Jogja, Jumat (24/5/2019) siang.

Pihaknya akan terus memantau kematian tiga ekor sapi berikut juga penyakitnya. Untuk manusianya, baru mau dicek dan sesuai dengan aturan menunggu hingga 60 hari lagi.

"Dari temuan atau data selanjutnya baru akan diputuskan (antraks atau bukan). Sekarang masih suspect, " jelasnya.

Antisipasi Penularan Anthrax ke Manusia, Dinas Kesehatan Gunungkidul Screening Warga Selama 60 Hari

Sidak ke Pasar Kranggan, Petugas Temukan Pedagang Daging Tak Lakukan Herkeuring, Dijatuhi Tipiring

Dia menjelaskan, pihak terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY telah melakukan pengawasan. Penguburan sapi yang mati ini pun dilakukan sesuai prosedur yang ada.

"Teknologi penguburannya dengan disemen dan dagingnya jangan dikonsumsi, " paparnya.

Pihaknya juga menegaskan, pengawasan peredaran daging sapi pun terus dilakukan. Masyarakat juga diminta untuk berhati-hati dalam mengonsumsi daging.

"Teman di lapangan seperti camat nanti bisa memberikan informasi valid terkait dengan kematian sapi karena penyakit," jelasnya. (Tribunjogja I Agung Ismiyanto)

Penulis: ais
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved