Bisnis

Delapan Kereta Tambahan untuk Angkutan Lebaran

Kereta tambahan ini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang mudik pada Lebaran mendatang.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ari Nugroho
istimewa
Jumpa pers angkutan Lebaran di Kantor PNA dan Aset PT KAI Daop 6, Jumat (17/5). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Delapan kereta ditambahkan untuk angkutan Lebaran tahun 2019 di wilayah Daop 6 Yogyakarta meliputi stasiun utama, Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Klaten, Solo Balapan, Purwosari, dan Solo Jebres.

Kereta tambahan ini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang mudik pada Lebaran mendatang.

"Kami menambah 8 kereta tambahan selama masa angkutan Lebaran. Penambahan kereta ini untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan yang mudik Lebaran," kata Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto, Jumat (17/5/2019) di Kantor PNA PT KAI di Magelang.

Delapan kereta tambahan Lebaran ditambah dengan tujuan Bandung, Jakarta maupun Surabaya.

Penambahan ini untuk mengantisipasi kenaikan penumpang. Volume angkutan Lebaran sendiri diprediksi naik empat persen dari tahun lalu.

Konstruksi Jalur Kereta Yogyakarta International Airport Segera Dibangun

Jika tahun 2018 lalu ada sejumlah 643.607 penumpang, lebaran tahun 2019 ini diprediksi mencapai 669.416 penumpang.

"Kereta tambahan Lebaran dengan arah Bandung, ke arah Jakarta maupun ke arah timur, Surabaya. Volume angkutan Lebaran tahun ini naik 4 persen dibanding tahun lalu," kata Eko.

Lanjutnya, jumlah penumpang angkutan lebaran antara yang naik dan turun sendiri mirip untuk wilayah Daop 6 Yogyakarta, karena posisinya yang berada di tengah-tengah.

Jumlahnya hampir sama.

Puncak angkutan Lebaran untuk arus mudik diprediksi 30 Mei sebanyak 31.194 penumpang di Daop 6 untuk sehari.

Kemudian, untuk arus baliknya jatuh pada 10 Juni atau H+4, penumpangnya sekitar 38.785 penumpang.

Mudik Gratis Bersama PT KAI - Jadwal Pendaftaran, Keberangkatan Serta Rute Perjalanan Kereta Api

Eko mengatakan, evaluasi dilakukan setiap tahun, termasuk tahun 2019 ini harus lebih baik.

Layanan harus lebih baik dari tahun lalu.

"Setiap tahun kita evaluasi. Tahun ini harus lebih baik dari tahun 2018 lalu. Masa posko sendiri dibuka 22 hari, kita awali masa Posko Angkutan Lebaran 26 Mei-16 Juni 2019,” katanya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved