Kriminal
Pencuri Rp505 Juta di Wates merupakan Komplotan Kriminal Lintas Provinsi
Pelaku merupakan komplotan pencuri lintas provinsi yang tergolong lihai serta punya modus rapi.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Ari Nugroho
Adapun dia tersangka lain yang masih buron, yakni Tar bertugas sebagai eksekutor pengambil tas berisi uang dari dalam mobil korban dan War sebagai kapten atau pimpinan aksi yang menentukan korban yang diincar.
War diketahui telah mengintai korban sejak maasih di dalam bank untuk mengambil uang.
• Polsek Wirobrajan Ringkus Pencuri Spesialis ATM
"Mudah-mudahan dua pelaku lain bisa ditangkap sehingga bisa dibawa ke ranah hukum. Petugas kami sekarang masih memburu mereka," kata Anggara.
Pemeriksaan terhadap pelaku hingga kini masih dilakukan intensif oleh Satreskrim Polres Kulon Progo.
Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti satu buah sepeda motor Yamaha Jupiter dengan Nopol H 3954 NA, mobil Honda BRV dengan Nopol B 1116 VKS, uang sisa hasil kejahatan senilai Rp10 juta dan tiga buah handphone milik para tersangka.
Mereka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun hukuman penjara.
Sementara itu, seorang pelaku, Fir mengaku baru sekali ini ikut aksi komplotan tersebut.
Dalam beraksi, mereka memilih calon korban secara acak setelah mengamati kondisi di lapangan.
Uang hasil pencurian itu sebagian dibelikan kendaraan untuk modal aksi berikutnya dan sisanya dibagi kepada tiap orang sesuai porsi tugasnya.
Ia sendiri mendapatkan jatah Rp30 juta dan bagian terbanyak didapat War sebagai perancang aksi senilai Rp75 juta.
"Uangnya habis untuk foya-foya dan bayar hutang," kata Fir.
Seperti diberitakan Tribun Jogja, kasus itu terjadi pada Rabu (20/3/2019) di ruas Jalan Moch Dawam, Wates. Peristiwa terjadi ketika korban, Kusman (43), warga Suruhan, Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih menghentikan mobilnya di jalan selatan pintu perlintasan kereta api lantaran ban kiri belakangnya gembos.
Lelaki itu diketahui baru saja mengambil uang senilai Rp505 juta dari sebuah bank di Wates.
Setelah menghentikan kendaraannya, ia lalu berusaha memperbaiki ban yang kempis dengan dongkrak namun tidak mematikan mesin mobil maupun mengunci pintu.
Saat itulah, tiba-tiba ada seorang pria menyeberang jalan langsung mendekati mobil dan mengambil tas berisi uang tersebut.