Pendidikan

450 Beasiswa Talenta Digital 2019 di Fakultas Teknik UGM Kembali Dibuka

Menurutnya, tema bidang yang ditawarkan dalam beasiswa ini memiliki permintaan pasar yang sangat tinggi.

450 Beasiswa Talenta Digital 2019 di Fakultas Teknik UGM Kembali Dibuka
Istimewa
Untuk menghadapi tantangan industri 4.0, Kementerian Komunikasi dan Informatika kembali menyelenggarakan program Digital Talent Scholarship Tahun 2019 (DTS 2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Untuk menghadapi tantangan industri 4.0, Kementerian Komunikasi dan Informatika kembali menyelenggarakan program Digital Talent Scholarship Tahun 2019 (DTS 2019).

Beasiswa yang diselenggarakan oleh Kominfo bersama dengan 30 kampus, 23 mitra politeknik serta 4 mitra sertifikasi internasional dari perusahaan global AWS, Cisco, Google serta Microsoft ini terdiri dari empat akademi, yakni Fresh Graduate Academy (FGA) yang terdiri dari 6.000 beasiswa, Vocational School Graduate Academy (VSGA) 4.000 beasiswa, Coding Teacher Academy (CTA) 4.000 beasiswa serta Online Academy (OA) 11.000beasiswa.

Dekan Fakultas Teknik UGM, Nizam menjelaskan jika jumlah beasiswa tersebut tersebar di beberapa kampus, politeknik serta mitra sertifikasi internasional. Untuk di UGM sendiri ada 450 jumlah penerimaan beasiswa, yang terdiri dari 200 beasiswa Artificial Intelegence (AI), 150 beasiswa Internet of Things (IoT), dan 100 beasiswa Cyber Security.

Hafidh, Anak Yatim yang Meraih Nilai Sempurna UNBK Diterima di Teknik Elektro UGM

Mengenai materi yang akan diberikan bidang AI kepada peserta, yakni bekal untuk pengembangan aplikasi-aplikasi kecerdasan buatan.

Materi ini sangat bermanfaat bagi perusahaan-perusahaan dalam mengefisienkan sumber daya, baik manusia maupun piranti-pirantinya. Semisal pasar saham dan ekstraksi informasi.

"Nantinya peserta juga diperkaya dengan penggunaan teknologi cloud AWS untuk membangun aplikasi AI. Dimana nantinya peserta akan mendapatkan sertifikasi keahlian AWS Cloud Practitioner yang diakui secara internasional," terangnya.

Untuk materi bidang IoT, nantinya peserta akan dibekali dengan pengembangan aplikasi berbasis IoT.

Untuk pelatihan ini akan menstimulus lahirnya perusahaan star up berbasis IoT dari para peserta.

Simbol Apresiasi, UGM Gelar Buka Puasa Bersama Jurnalis

Tujuan dari pelatihan ini sendiri yakni untuk memberikan pemahaman dan pengalaman kepada peserta dalam perancangan sistem dan aplikasi berbasis IoT

"Untuk materi bidang Cyber Security akan mengadopsi kurikulum Cisco Network Academy yang terdiri dari CCNA Security dan CCNA Cyber Ops. Ini akan mempersiapkan peserta untuk memulai karir pekerjaan abagai analis keamanan siber. Untuk sertifikasi diakui oleh Departemen Keamanan Amerika Serikat (DoD 8570.01-M) dalam kategori Information Assurance Technical level 2, CCSP Analyst dan CCSP Incident Responder," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved