Yogyakarta

Sampah TPST Piyungan Dimungkinkan Diolah Jadi Briket Bahan Bakar Produksi Semen

Pemerintah Provinsi DIY berupaya untuk mengelola Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan dengan teknologi yang tepat.

Sampah TPST Piyungan Dimungkinkan Diolah Jadi Briket Bahan Bakar Produksi Semen
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kondisi TPST Piyungan, akses dermaga sudah bisa dilalui kendaraan truk pengangkut Sampah. 

Ditargetkan 2021 sudah ada pembangunan fisik, dan teknologi dapat diterapkan pada tahun 2022.

TPST Piyungan Kembali Dibuka, Kondisi Sebagian Besar Depo Sampah di Sleman Sudah Normal

“Untuk penerapan teknologi dari Eropa sampah harus dipilah dulu. Di negara maju sampah memang sudah terpilah dan tidak seperti itu di kita, ada bungkus bakso, pecel.  Budaya beda dengan negara maju. Namun, KPBU diperhitungkan matang-matang,” katanya.

Sekda DIY, Gatot Saptadi, menyebut Pemprov DIY memang tengah menyusun dokumen untuk KPBU ini sebagai salah satu langkah agar TPST Piyungan tidak menimbulkan persoalan dan gejolak.

Dokumen OBC ini nantinya akan disusul dengan FBC atau Final Business Case jika semua sudah selesai.

“Akhir tahun ini targetnya sudah bisa kami tawarkan pada pihak swasta atau pihak ketiga. Memang tidak semudah itu menawarkan pada pihak swasta karena investasi ini juga memerlukan jaminan dan swasta juga menghitung keuntungan,” paparnya.

Jika diperlukan subsidi, pihaknya pun siap untuk menganggarkannya.

Hal ini karena sampah, transportasi dan juga air minum adalah kebutuhan pokok yang menuntut peran pemerintah.

Adapun, teknologi yang dimaksud untuk pengelolaan sampah itu diantaranya adalah pengolahan menjadi kompos, dicacah untuk dijadikan pupuk, atau sampah plastik bisa diolah menjadi bahan bakar atau campuran material jalan. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved