Yogyakarta

Sampah TPST Piyungan Dimungkinkan Diolah Jadi Briket Bahan Bakar Produksi Semen

Pemerintah Provinsi DIY berupaya untuk mengelola Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan dengan teknologi yang tepat.

Sampah TPST Piyungan Dimungkinkan Diolah Jadi Briket Bahan Bakar Produksi Semen
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kondisi TPST Piyungan, akses dermaga sudah bisa dilalui kendaraan truk pengangkut Sampah. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Pemerintah Provinsi DIY berupaya untuk mengelola Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan dengan teknologi yang tepat.

Diantaranya, Pemprov DIY mewacanakan pengolahan sampah TPST Piyungan menjadi briket bahan bakar produksi semen.

“Kami akan menggandeng pihak PT Holcim untuk memproduksi briket dari sampah di TPST Piyungan. Ini nanti pakai skema KPBU. Nantinya briket tersebut akan digunakan untuk bahan bakar pabrik semen dan industri lainnya,” ujar Kepala Balai Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY, Kuncoro Hadi Purwaka di DPRD DIY.

Sewindu Tribun Jogja, Bertekad Jadi Media Rujukan dalam Era Revolusi Industri 4.0

Dia mengatakan, cara tersebut dipandang efektif untuk mengurangi volume sampah yang ada di TPST Piyungan.

Pasalnya, saat pengolahan untuk briket ini sampahnya diambil dan jika dihitung kisarannya suplai sampah 600-700 ton itu kurang per hari, bisa ambil dari TPA yang sejak tahun 1995.

“Namun, pemerintah masih membahas teknologi yang tepat untuk diterapkan di TPST Piyungan. Alternatif yang muncul diantaranya, sampah diolah untuk energi misal, membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau membuat briket dari sampah untuk bahan bakar produksi semen,” urainya.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, saat ini semua peluang pengolahan sampah TPST Piyungan masih dibahas pemerintah.

Pengelolaan TPST Piyungan akan dilakukan dengan skeman Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha KPBU.

Saat ini masih dalam tahap kajian pra studi kelayakan, dilanjutkan outline business plan dan final business plan.

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved