Yogyakarta

Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Serap Anggaran Paling Tinggi

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta setiap Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) bisa melakukan terobosan dan juga perbaikan kinerja.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Agung Ismiyanto
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X 

TRIBUNJOGJA.COM - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta setiap Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) bisa melakukan terobosan dan juga perbaikan kinerja.

Hal ini lantaran masih ada penilaian kinerja Triwulan I Tahun 2019 yang menunjukkan OPD belum menyerap anggaran secara optimal.

"Dari penilaian ada OPD yang warnanya kuning bahkan ada yang merah. Ini harus ada perbaikan, " jelasnya, dalam Rakordal Daerah Triwulan I Tahun 2018 di Hotel Eastparc Yogyakarta, belum lama ini.

Sejumlah Landmark Dunia Tersaji di Merapi Park Sleman

Dalam kesempatan ini, Gubernur DIY juga mengumumkan kinerja Pengguna Anggaran dan Kuasa Pengguna Anggaran pada Triwulan I Tahun 2019 di Pemda DIY.

Pengguna anggaran dengan nilai tertinggi ialah Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, sedangkan yang terendah ialah Dinas Kebudayaan DIY.

Sementara Kuasa Pengguna Anggaran dengan nilai tertinggi diraih Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak, sedangkan yang terendah adalah Balai Pengelolaan Infrastruktur Air Limbah dan Air Minum Perkotaan.

Menurut Sultan, perbaikan kinerja perlu segera dilakukan agar efektifitas pembangunan bisa terwujud secara lebih berkualitas.

Dan kualitas perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan di DIY harus sinergis dan smart.

Gubernur DIY pun menilai tahun 2019 menjadi tahun ujian kedua dalam pelaksanaan perencanaan jangka menengah 2018-2022.

“Kita harus smart membaca perubahan, smart dalam melakukan inovasi, dan smart memberikan pelayanan. Di era yang sudah digital ini, memasukkan berbagai ide bisnis dalam sebuah ekosistem tentu tidaklah sulit untuk dilakukan. Namun jiwa problem solving seorang entrepeneur-lah yang sulit ditemukan,” ungkap Sri Sultan.

Respon Kasus Intoleransi, FKUB Bantul Nilai Instruksi Gubernur DIY Sudah Tepat

Untuk itu, Sri Sultan berpesan agar jiwa entrepreneurship menjadi instrumen yang paling penting dan harus dimiliki para pimpinan OPD, dalam memulai sebuah usaha.

Menurut beliau, kemampuan untuk melihat peluang, dan memaksimalkan problem solving ideas adalah senjata yang harus terus diasah, daripada hanya sekedar mengandalkan kekuatan modal semata.

“DIY harus belajar kepada siapapun untuk meningkatkan performa manajemen organisasi yang lebih visioner, lebih modern, lebih terarah, dan lebih akuntabel,” imbuh Sri Sultan.

Sri Sultan pun menuturkan, pengendalian pelaksanaan pembangunan daerah merupakan salah satu mekanisme monitoring evaluasi terhadap proses pembangunan agar dapat berjalan secara lebih berkualitas.

Hal ini adalah komitmen yang harus terus dijaga marwah, semangat, dan kualitasnya agar upaya yang dilakukan dalam menyelesaikan persoalan di daerah, bisa terlaksana secara optimal.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved