Sleman
Di Bekas Kandang Sapi, Warga Sumberarum Moyudan Lestarikan Tenun Tradisional
Di Bekas Kandang Sapi, Warga Sumberarum Moyudan Lestarikan Tenun Tradisional
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
Aster menyebut bahwa kelompoknya sering diundang ke berbagai pameran. Bahkan mereka juga secara khusus diundang untuk mengikuti Pekan Raya Jakarta pada 2018 lalu.
Apalagi, menurutnya, kerajinan yang mereka buat memiliki kelebihan tersendiri. Selain benang yang digunakan adalah jenis yang kuat dan awet, warnanya juga tidak mudah luntur.
"Proses tenunnya juga turun-temurun, tidak banyak yang berubah," kata Aster.
Omzet mereka saat ini masih terbilang kecil, hanya sekitar Rp 500 ribu per bulan. Sebab belum banyak yang mengetahui produk dan usaha yang mereka jalankan.
Meskipun demikian, Aster yakin produknya bisa merambah ke pasar yang lebih luas. Apalagi saat ini mereka telah didukung oleh teknologi.
"Saat ini kami sudah melakukan penjualan via online. Pesanan sesuai permintaan pun juga kami terima," katanya.(Tribunjogja I Alexander Ermando)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/di-bekas-kandang-sapi-warga-sumberarum-moyudan-lestarikan-tenun-tradisional.jpg)