Desa Timbulharjo Luncurkan Program Gerakan Satu Dusun Satu Posbindu

Pos layanan kesehatan khusus penyakit tidak menular ini diperuntukkan bagi anak-anak muda.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Bupati Bantul, Suharsono, memukul kentongan sebagai tanda launching gerakan satu dusun satu Posbindu di Balai Desa Timbulharjo, Sewon, Kabupaten Bantul, Rabu (1/5/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Desa Timbulharjo meluncurkan gerakan satu dusun, satu pos pembinaan terpadu (Posbindu) di Balai desa setempat, Rabu (1/5/2019).

Pos layanan kesehatan khusus penyakit tidak menular ini diperuntukkan bagi anak-anak muda.

Lurah Desa Timbulharjo, Kandar, mengatakan posbindu merupakan satu rangkaian dari pemberdayaan masyarakat dalam upaya ikut merawat kesehatan.

Posbindu di desa Timbulharjo nantinya akan ditangani oleh anak-anak muda, usia produktif, di rentang usia antara 15 - 59 tahun.

Anak-anak muda itu akan dilatih dan diberikan pembinaan tentang kesehatan. Bekerjasama dengan sejumlah lembaga kesehatan, dan enam perguruan tinggi.

"Dengan remaja tampil sebagai ikon dari posbindu diharapakan deteksi dini penyakit tidak menular yang sekarang merebak dikalangan anak-anak muda, bisa diketahui. Itu misi yang kita angkat," katanya, Rabu (1/5/2019)

Posbindu berjumlah 16 pos. Peluncuran ini dihadiri oleh Bupati Bantul Suharsono, Ketua Tim Penggerak PKK Bantul Erna Kusmawati, Sekda Bantul, Helmi Jamharis dan Kepala Dinas Kesehatan Bantul drg. Maya Sintowati Pandji serta ratusan ibu-ibu.

Dikatakan Kandar, gerakan satu dusun satu Posbindu yang dicanangkan oleh Pemerintah desa Timbulharjo nantinya akan sejalan dengan layanan kesehatan yang sebelumnya sudah ada.

Di desa Timbulharjo menurutnya sudah ada 21 posyandu. Yaitu layanan kesehatan yang khusus menangani balita dan anak-anak.

Ada juga pos lansia berjumlah 19 pos. Layanan kesehatan tersebut khusus diperuntukkan bagi orang tua dan lanjut usia.

"Kita tambah posbindu. Untuk anak-anak muda. Sehingga prinsip masyarakat Timbulharjo sehat, cerdas bisa tercapai," ungkap dia.

Bupati Bantul, Suharsono, menyampaikan sebagai kepala daerah pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi langkah yang dijalankan oleh pemerintah Desa Timbulharjo.

Menurutnya, pembentukan gerakan Posbindu sangat mendukung program pemerintah dalam upaya mendukung kesehatan masyarakat Bantul.

"Bagi kami pelayan dasar di bidang kesehatan merupakan prioritas. Sebab itu, kesehatan dapat perhatian serius. Ini sesuai dengan visi misi saya, sehat cerdas dan sejahtera," katanya.

Lanjutnya, ia mengajak masyarakat Bantul untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

"Ayo berolahraga. Jangan hanya pada acara-acara saja. Tapi setiap hari," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved