Pendidikan

SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Gelar Simulasi Mitigasi Gempa Bumi

SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta tengah melaksanakan simulasi mitigasi bencana alam Gempa Bumi dalam memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019.

SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Gelar Simulasi Mitigasi Gempa Bumi
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Ratusan siswa saat mendengarkan arahan dari guru di halaman tengah SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta usai melakukan simulasi mitigasi bencana alam gempa bumi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pagi itu, Jumat (26/4/2019), sekira pukul 09.00 WIB sirine di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta berbunyi.

Dari pantauan Tribunjogja.com, mendengar sirine berbunyi, ratusan siswa yang tengah melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) langsung sigap berhamburan ke luar kelas.

Mereka berlari melewati jalur evakuasi dan menuju halaman tengah untuk menyelamatkan diri.

Ini Dia Proses Pembuatan Cilok Gajahan Alun-Alun Jogja yang Super Pedas Itu

Rupanya, kala itu SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta tengah melaksanakan simulasi mitigasi bencana alam Gempa Bumi dalam  memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019.

Kepala SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Slamet Purwo mengatakan, mitigasi bencana yang dilakukan dalam  peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana ini sebagai sarana pembelajaran kepada seluruh siswa, guru dan karyawan agar selalu siap siaga jika terjadi bencana.

"Simulasi ini ada yang cidera, patah tangan, kejatuhan bangunan juga kita simulasikan. Ekskul Palang Merah Remaja (PMR) juga kita libatkan dalam simulasi ini," ujar Slamet pada Tribunjogja.com.

Simulasi bencana Gempa Bumi ini diikuti sebanyak 600 siswa kelas X dan XI.

Sementara itu, Guru Mata Pelajaran Geografi Endang Sri Suwarti mengatakan, di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta ada materi khusus yang membahas mengenai mitigasi bencana di dalam Mata Pelajaran Geografi.

33 Siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Lolos Jalur SNMPTN 2019

"Di kelas XI pelajaran Geografi ada materi khusus soal mitigasi bencana, di kelas X juga ada materi mitigasi bencana," kata Endang.

Materi mitigasi bencana yang diajarkan adalah bencana yang ada di Indonesia seperti tanah longsor, gunung meletus, tsunami, gempa bumi juga temasuk bencana sosial seperti kekeringan akibat perubahan iklim global.

"Setiap tahun mitigasi selalu muncul di soal Ujian Nasional, sehingga ada materi khusus bencana dan  anak-anak sudah diberikan materinya," jelasnya.

Lanjutnya, simulasi bencana alam ini baru pertama kali diselenggarakan oleh sekolah.

Padahal kaya dia, idealnya setiap satu semester menyelenggarakan dua kali simulasi bencana alam dengan materi yang berbeda.

"Seperti sekarang ini simulasi gempa bumi, selanjutnya mungkin gunung meletus," ujar dia. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved