Kota Yogyakarta

Peserta UNBK yang Sakit Bisa Ikut Susulan

Budi Asrori menjelaskan bahwa bagi peserta UNBK yang sakit, bisa mengikuti ujian susulan yang dilaksanakan pada 29-30 April 2019.

Peserta UNBK yang Sakit Bisa Ikut Susulan
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Budi Asrori, dan Koordinator Forpi Kota Yogyakarta Baharuddin Kamba. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP dilangsungkan Senin (22/4/2019).

Tercatat jumlah peserta UNBK di Kota Yogyakarta adalah 8.003 siswa yang tersebar di 58 sekolah, baik SMP negeri maupun swasta.

Namun tidak semua peserta mengikuti UNBK hari pertama, seperti di SMPN 5 Yogyakarta misalkan.

Dari 351 siswa kelas IX, terdapat 2 siswa yang tidak bisa melaksanakan UNBK hari pertama dikarenakan sakit.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Budi Asrori menjelaskan bahwa bagi peserta UNBK yang sakit, bisa mengikuti ujian susulan yang dilaksanakan pada 29-30 April 2019.

6 Sekolah di Sleman Menumpang dalam UNBK SD-SMP

"Waktu pelaksanaan ujian susulan bersamaan dengan pelaksanaan USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional), sehingga konsekuensinya untuk jadwal dia mengikuti USBN juga mundur," bebernya, Senin (22/4/2019).

Selanjutnya, ia juga menyebut sempat terjadi kendala teknis terkait koneksi internet di SMP Muhammadiyah 6 pada pelaksanaan UNBK sesi pertama.

Namun hal tersebut dapat langsung ditangani dan tidak menjadi hambatan peserta UNBK dalam mengerjakan soal.

"Ada juga siswa berkebutuhan khusus yang mengikuti UNBK ini. Jumlahnya 12 siswa seluruhnya ada di Madrasah Yaketunis. Mereka mendapatkan tambahan waktu untuk mengerjakan soal," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved