Soccer Style

Gandeng Legenda PSIM, SSB IM Naturindo Luncurkan Kelas Khusus Kiper

SSB IM Naturindo yang kini tengah dirintis, akhirnya membuat terobosan menarik, dengan merealisasikan kelas kiper.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Ari Nugroho
istimewa
Oni Kurniawan saat memberi porsi latihan dalam kelas khusus kiper SSB IM Naturindo, di Lapangan Kridosono, Yogyakarta, Selasa (15/4) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sudah menjadi rahasia umum, mayoritas sekolah sepakbola (SSB), di Yogyakarta pada khususnya, belum menyediakan pelatih khusus kiper.

Alhasil, bibit-bibit muda penjaga gawang pun urung mendapatkan porsi latihan tersendiri.

Berawal dari keprihatinan tersebut, SSB IM Naturindo yang kini tengah dirintis, akhirnya membuat terobosan menarik, dengan merealisasikan kelas kiper.

Tak main-main, penjaga gawang legendaris PSIM Yogyakarta, Oni Kurniawan pun didapuk menjadi pelatih.

Baca: SSB Gama Ingin Ulang Kesuksesan Tembus Putaran Nasional

Manajer SSB IM Naturindo, Ahmad Fahrizal berujar, kelas kiper ini memang bertujuan untuk membina para penjaga gawang secara profesional.

Pasalnya, dengan mendapat porsi latihan khusus, kiper tidak sekadar menjalani training bersama pemain lainnya.

"Kalau tidak begitu, ya mereka tidak akan punya basik bagaimana menjadi kiper yang benar," ujar Rizal, di sela latihan rutin SSB IM Narurindo, di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Senin (15/4/2019) sore.

Apalagi, lanjutnya, di kelas kiper ini, mereka dibimbing langsung oleh para penjaga gawang jempolan.

Selain Oni, terdapat pula nama Agung Santoso, yang musim lalu menghuni skuat Laskar Mataram.

Ia berharap, pengalaman keduanya bisa ditularkan.

Baca: Liga 1 Askot PSSI Kota Yogyakarta - IM Naturindo Raih Kemenangan atas Bharata Mupat

"Mereka punya pengalaman di dunia sepakbola profesional. Dengan dilatih Oni dan Agung, secara psikologis, kiper-kiper muda ini pasti lebih mantap lah. Terlebih, di SSB lain, pelatih khusus kiper kan masih sangat jarang ya," cetusnya.

Terang saja, peluang berlatih di bawah asuhan kiper legendaris pun mendapat sambutan cukup baik.

Meski baru satu bulan dibentuk, setidaknya terdapat 12-20 anak yang fokus menggeluti posisi kiper, bergabung dalam latihan rutin dua kali per minggu.

"Karena tujuan utamanya untuk mewadahi anak-anak yang secara dasar memang pengen jadi kiper, mereka tidak harus mendaftar di SSB kami. Tidak masalah ya, karena sebagian besar memang sudah tergabung di SSB lain," ungkapnya.

"Jadi, silakan ikut latihan kiper di sini, tapi ketika turnamen bermain sama SSB lain, ya tidak masalah, silakan saja," tambah Rizal.

Baca: Gelar TC di Kamp Hambalang, PSIM Yogyakarta Agendakan Rangkaian Laga Uji Coba

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved