Mitos di Balik Kesaktian Keris yang Bisa Berdiri, Inilah Fakta dan Penjelasan Ilmiahnya

Keris yang merupakan senjata peninggalan dari pulau Jawa sering dikaitkan dengan hal mistis.

Mitos di Balik Kesaktian Keris yang Bisa Berdiri, Inilah Fakta dan Penjelasan Ilmiahnya
indonesianskeptics.blogspot.com
Keris bisa berdiri, (ilustrasi) 

TRIBUNJOGJA.COM - Mitos mengenai kesaktian keris ternyata sudah banyak dipercaya masyarakat Indonesia, khususnya Jawa.

Keris yang merupakan senjata peninggalan dari pulau Jawa sering dikaitkan dengan hal mistis.

Bahkan masyarakat meyakini sebuah keris memiliki 'pemilik' yang merupakan makhluk tak kasat mata.

Desas-desus yang beredar, kesaktian keris dapat diuji dengan membuat keris dapat berdiri tegak.

Keris yang mampu berdiri tegak dengan ujungnya dianggap paling sakti dan disegani.

Namun ternyata hal tersebut bisa dijelaskan secara ilmiah.

Sehingga keris yang dapat berdiri tegak bukan karena kesaktian yang dimilikinya.

Ada rahasia tersembunyi dibaliknya yang menyebabkan keris tersebut bisa berdiri.

Keris yang bisa berdiri sebenarnya adalah sebuah seni dan ilmu pengetahuan

Keris bisa berdiri dengan ujungnya karena keseimbangan dari detail desain arsitekturnya.

Tak perlu mempelajari ilmu kebatinan maupun matra-mantra, yang perlu dilakukan adalah tekun berlatih sampai benar-benar trampil.

Beberapa keris tangguh yang disebutkan dalam situs pusaka dunia misalnya, keris peninggalan Mataram, Majapahit, Tuban dan keris tangguh Kediri.

Dengan berjalannya teknologi masa kini, banyak perajin keris yang telah memproduksi keris 'ampuh' yang bisa berdiri.

Akibat paduan keseimbangan antara bahan yang digunakannya yakni tiga unsur besi.

Hanya empu atau tukang pande besi yang berpengetahuan tinggi yang bisa membuatnya.

Salah satu rahasia lainnya terletak di bagian ujung keris membentuk runcing bunga cengkeh.

Dengan dibuatnya ujung seperti bunga cengkeh maka keseimbangan keris bisa tercapai dengan baik, walaupun begitu tetap dibutuhkan konsentrasi untuk mendirikan keris agar bisa berdiri.

Bagi penggemar keris, agar senjata tersebut bisa awet untuk 'atraksi' berdiri tanpa warangka, mesti dirawat dengan baik yaitu :

1. Penyimpanan

Menyimpan keris di tempat yang aman, jauh dari sentuhan anak-anak dan orang lain.

2. Keris harus telanjang

Keris harus tetap telanjang tidak boleh diberi handle/pegangan/deder dan tidak boleh diberi sarung/warangka selama diuji untuk didirikan.

Kalau hanya di bungkus kain masih diperbolehkan, jadi jika Anda akan mengambil keris dari wadahnya, Anda juga harus membukanya dengan hati-hati.

3. Tidak boleh jatuh

Kkeris tidak boleh jatuh, terbentur, terbanting karena akan merusak sistem keseimbangan pada keris berdiri. (*)

Penulis: Hanin Fitria
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved