Bantul

Bupati Bantul Minta Masyarakat Saling Menghormati

Slamet Jumiarto bersama keluarga kecilnya berencana untuk pindah tempat tinggal di wilayah Padukuhan Karet, Kelurahan Pleret, Kecamatan Pleret Bantul.

Bupati Bantul Minta Masyarakat Saling Menghormati
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Bupati Bantul Suharsono mengatakan bantuan untuk warga terdampak bencana akan dialokasikan dari APBD. 

TRIBUNJOGJA.COM - Slamet Jumiarto bersama keluarga kecilnya berencana untuk pindah tempat tinggal di wilayah Padukuhan Karet, Kelurahan Pleret, Kecamatan Pleret Bantul.

Mereka sudah mengontrak sebuah rumah di wilayah tersebut.

Namun saat hendak mengurus administrasi ke ketua RT, kepindahannya tersebut mendapatkan penolakan karena memang aturan di desa tidak memperbolehkan warga nonmuslim untuk tinggal di Pedukuhan Karet.

"Begitu dilihat surat nikah kami, agama non-muslim Katolik dan Kristen. Terus pak RT bilang, maaf tidak bisa memutuskan. Katanya didesa ada aturan yang menolak bagi pendatang atau warga baru untuk kos atau mengontrak atau berdomisili secara permanen supaya intinya kalau yang non muslim, tidak boleh," cerita Slamet.

Permasalahan tersebut akhirnya ditangani langsung oleh Pemda DIY dan Pemda Bantul.

Sekda DIY, Gatot Saptadi dan Sekda Bantul Helmi Jamharis akhirnya mempertemukan Slamet dengan Kepala Desa Plered Nurman Affandi serta Dukuh Karet Iswanto dan ketua kampung setempat.

Musyawarah pertama itu dilakukan di Kantor Kelurahan. Namun dalam pertemuan itu, kata Slamet tidak ada solusi. "Kami masih ditolak. Saya minta mediasi kedua," keluhnya.

Mediasi kedua dilangsungkan pada Senin 1 Maret 2019 malam. Melibatkan Kesbangpol Bantul, Camat Pleret, Lurah Desa Pleret, Kepala Dukuh Karet, Ketua Pokgiat Kampung hingga pemilik rumah kontrakan.

Kata Slamet, dalam pertemuan tersebut sejumlah tokoh sesepuh sebenarnya mengizinkan tinggal dan tidak ada masalah.

Namun ada satu statmen yang membolehkan Slamet tinggal di Padukuhan Karet, asalkan hanya enam bulan saja. Uang setengah harga kontrakan nanti akan dikembalikan.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved