Sleman

Miliki 3 Mesin Pengering Gabah, Pemkab Sleman Siap Produksi Beras Kualitas Premium

Miliki 3 Mesin Pengering Gabah, Pemkab Sleman Siap Produksi Beras Kualitas Premium

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Mesin pengering gabah Vertical Dryer di Dusun Morobangun, Jogotirto, Berbah, Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Jogotirto, Berbah, Sleman mendapat bantuan  mesin pengering gabah alias Vertical Dryer. Bantuan tersebut resmi diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman pada Selasa (26/03/2019).

Kabid Tanaman Pangan DP3 Sleman Rofiq Adriyanto menyatakan mesin tersebut merupakan satu dari dua paket hasil hibah dari Kementerian Pertanian RI pada 2018. Hibah diberikan melalui Dinas Pertanian DIY.

"Satu lagi akan ditempatkan di Pandowoharjo, Sleman dengan kapasitas 10 ton," jelas Rofiq di Dusun Morobangun, Jogotirto, Berbah.

Menurut Rofiq, mesin pengering di Pandowoharjo tersebut akan menopang produksi beras untuk wilayah Sleman tengah dan sebagian barat.

Baca: Bupati Sleman Resmikan Mesin Pengering Gabah Berkapasitas 6 Ton di Berbah

DP3 Sleman juga telah merencanakan akan menyalurkan bantuan modal sebesar Rp 80 juta hingga Rp 100 juta untuk tiap Gapoktan. Modal tersebut digunakan untuk membeli gabah petani sebelum diolah.

"Alat pengering gabah ini juga membuat petani tetap bisa menghasilkan beras kualitas premium meski saat musim hujan," kata Rofiq.

Sebelumnya, sebuah mesin pengering juga telah ditempatkan di wilayah Sleman utara. Rofiq merinci kapasitasnya mencapai 7 ton per 4 hari dan dilengkapi dengan sistem UV untuk mempercepat proses. Sebab curah hujan di sana cukup tinggi.

Baca: TPST Piyungan Ditutup, Paguyuban Jasa Ambil Sampah Tak Bisa Buang 450 Ton Sampah

Wilayah Sleman barat pun juga akan direncanakan mendapat jatah mesin serupa. Namun Rofiq mengakui pihaknya masih kesulitan mendapatkan lahan untuk mendukung bangunan pelindung mesin.

Ia pun menyatakan saat ini proses diskusi masih berlangsung, terutama terkait proses alih fungsi sebagian lahan untuk mesin tersebut.

"Kami sudah minta wilayah Desa Sidomulyo, Godean untuk mengajukan alih fungsi lahan," kata Rofiq.(tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved