Kulon Progo

Jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kulon Progo Cukup Tinggi

Sekitar 1.500 orang dengan gangguan jiwa dan 10 persennya atau sekitar 156 orang mengidap gangguan jiwa kategori berat.

Jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kulon Progo Cukup Tinggi
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

ODGJ menurutnya bukan melulu tentang penyakitnya melainkan juga permasalahan sosial yang cukup kompleks.

Meskipun beberapa pengidap sudah menjalani pengobatan dan terapi kejiwaan, kerap terjadi penyakitnya kambuh lantaran tidak ada dukungan dari masyarakat terhadap proses penyembuhannya.

Bahkan, ada kecenderungan ODGJ dikucilkan dan disingkirkan oleh masyarakat, termasuk keluarganya sendiri dengan cara dikurung atau bahkan dipasung.

Hal itu menjadi contoh kegagalan masyarakat membangun persepsi terhadap penanganan ODGJ.

"Penderita gangguan jiwa secara khusus memang tidak bisa disembuhkan namun bisa di-maintenance oleh keluarga dan lingkungan supaya tidak meningkat kadar gangguannya. Percuma repot-repot diobati kalau pulang ke rumah masih dionek-onekke (caci maki). Tidak mudah memang tapi ODGJ harus didukung keluarga dan tidak dikucilkan," kata Baning.

Di sisi lain, Dinkes Kulon Progo juga tengah berusaha meningkatkan kapasitas pelayanan di Puskesmas dan Rumah Sakit untuk menanganai gangguan kejiwaan tersebut.

Saat ini, pelayanan di Puskesmas sudah ditangani oleh dokter dan perawat terlatih.

Baca: Pengendara Mobil yang Dikejar Polisi Ternyata Mengidap Gangguan Jiwa

Sedangkan di RSUD Wates sudah ada dokter spesialis kesehatan jiwa meski belum memiliki bangsal perawatan khusus.

RSUD Nyi Ageng Serang di Sentolo pada tahun ini akan lebih dulu melakukan pengadaan 10 tempat tidur khusus untuk merawat pasien gangguan jiwa.

"Penanganan terbaik untuk ODGJ adalah dengan mengkominasikan perawatan dan terapi obat dengan terapi di masyarakat. Kalau diobati tapi masih dipasung di rumah ya sama saja. Sekarang mungkin masih ada satu dua yang dipasung namun saran kami tidak perlu dipasung atau dikurung. Biarkan dia berinteraksi dengan orang lain," kata Baning.

Halaman
1234
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved