Travel

Mi Ayam Barokah, Tampil Beda dengan Kuah Kaya Rempah

Mi Ayam Barokah, Tampil Beda dengan Kuah Kaya Rempah . Warung Ini Terletak di Jalan Godean KM 7,5, Gesikan, Sidomoyo, Godean, Sleman.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Mi ayam rica-rica "Barokah" porsi jumbo 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Sebagai makanan favorit sejuta umat, mi ayam sangat mudah ditemukan. Umumnya pun disajikan dengan kuah bercitarasa manis gurih.

Namun pakem tersebut tampaknya tidak berlaku untuk Mi Ayam Rica-rica Barokah. Sesuai namanya, mi ayam yang disajikan pun berbeda dengan penganan serupa pada umumnya.

Tribunjogja.com pun berkesempatan untuk menyambangi langsung warung yang berada di Jalan Godean KM 7,5, Gesikan, Sidomoyo, Godean, Sleman ini. Semangkuk mie ayam rica-rica jumbo pun langsung dipesan.

Begitu pesanan datang, Tribunjogja.com pun langsung mencicipinya. Rasa gurih yang kaya rempah langsung terasa di kuahnya. Rasa rica yang pedas pun juga menerpa di lidah.

Baca: 5 Inspirasi Kado Wisuda Untuk Teman

Yuli, karyawan di Mi Ayam Rica-rica Barokah membenarkan bahwa racikan bumbu dari sang pemilik, Pak Agus, memang dibuat berbeda.

"Bahannya lebih dominan pakai rempah, sama sekali tanpa MSG buatan," kata Yuli.

Memang, nyaris tidak ada rasa MSG bagi lidah yang mengenalinya. Namun, hal itu justru membuat kuah terasa lebih segar dan orisinil. Rasanya pun serupa gulai ayam, lengkap dengan potongan daging ayam yang besar.

Suasana warung Mi Ayam Rica-rica Barokah yang ramai pengunjung
Suasana warung Mi Ayam Rica-rica Barokah yang ramai pengunjung (Tribun Jogja/ Alexander Ermando)

Warna kuahnya pun berbeda dengan kebanyakan. Jika kuah mi ayam konvensional berwarna cokelat gelap, mi ayam rica-rica justru berkuah cokelat cerah, nyaris kekuningan.

Citarasa yang berbeda ini justru membuat Mi Ayam Rica-rica Barokah ramai oleh pengunjung. Bahkan sampai mengantre pesanan.

"Tiap hari bisa ramai dan mengantre begini. Pengunjung umumnya juga sudah paham," jelas Yuli.

Baca: Ekspor Furnitur Nasional Tembus US$ 1,69 Miliar

Bahkan menurut Yuli, warung yang didirikan pada Agustus 2016 ini sudah memiliki banyak pelanggan tetap. Ada pula pelanggan yang rela datang dari jauh demi mendapatkan semangkuk mie ayam rica-rica.

Dedi (30) salah satu pengunjung dengan jelas menyatakan Mi Ayam Rica-rica Barokah menjadi destinasi kuliner favoritnya.

"Secara harga juga sangat sesuai dengan porsi yang didapat, bahkan tergolong murah," jelas karyawan swasta ini.

Ada 2 jenis mi ayam yang disajikan, yaitu mi ayam rica-rica dan mi ayam biasa. Masing-masing tersedia porsi sedang dan jumbo. Mi ayam biasa dibanderol harga Rp 8 ribu hingga Rp 9 ribu.

Baca: Ternyata Selama Ini Keliru, Seperti Ini Cara Menyimpan Telur yang Benar di Dalam Kulkas

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved