Tol Bawen Yogyakarta

Rencana Pembangunan Simpang Susun Jalan Tol Bawen Yogyakarta, Exit Tol Alternatif

Rencana Pembangunan Simpang Susun Jalan Tol Bawen Yogyakarta, Exit Tol Alternatif

Rencana Pembangunan Simpang Susun Jalan Tol Bawen Yogyakarta, Exit Tol Alternatif
kppip.go.id
ILUSTRASI pembangunan Simpang Susun 

Rencana Pembangunan Simpang Susun Jalan Tol Bawen Yogyakarta, Exit Tol Alternatif

TRIBUNjogja.com ---- Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) menyebut ada skema pembangunan simpang susun ruas jalan Tol Bawen-Yogyakarta.

Dikutip Tribunjogja.com dari laman kppip.go.id, ada rencana pembangunan empat simpang susun yang nantinya akan jadi jalur jalan tol Bawen-Yogyakarta.

Jalur jalan tol Bawen-Yogyakarta itu nantinya akan melewati wilayah Ambarawa (Kabupaten Semarang), Pringsurat (Temanggung), Magelang hingga Sleman (Yogyakarta).

Baca: Konstruksi Terminal Internasional di Bandara Baru Yogyakarta Sudah 71,6 Persen

Laman kppip.go.id yang melansir laporan radioidola.com menyebutkan, Direktur Program Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Rainier Haryanto  mengatakan, untuk Magelang dibuat exit tol, karena ada pertimbangan pengembangan kawasan industri di Magelang.

"Ada dua kawasan industri yang akan dikembangkan, dan simpang susun Magelang diletakkan serta diberi perpanjangan akses supaya bisa mengangkat pertumbuhan dari kawasan industri,” kata Haryanto.

Pernyataan soal exit tol Magelang Rainier Haryanto, senada dengan pernyataan Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, beberapa waktu yang lalu.

Terminal Tidar Jalan Soekarno-Hatta
Terminal Tidar Jalan Soekarno-Hatta (Googlemaps)

Catatan Tribunjogja.com, Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, mengatakan pemerintah Kota Magelang mendukung rencana pembangunan jalan tol Bawen-Yogyakarta.

Pihaknya bahkan menyebut sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan jalan keluar (exit) tol di sekitar Jalan Soekarno-Hatta Magelang.

"Kami mendukung, bahkan sudah menyiapkan lahan di sekitaran Terminal Tidar Jalan Soekarno-Hatta. Tadinya di area persimpangan Canguk, tapi perkiraan memakan dana yang lebih besar, sehingga agak digeser dekat terminal,” katanya Kamis (18/10/2018).

Halaman
123
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved