Kuliner

Uniknya Citarasa Choi Pan di Yamie Singkawang Yogyakarta

Uniknya Citarasa Choi Pan di Yamie Singkawang Yogyakarta, Pakai Ebi Asli Kalimantan

Uniknya Citarasa Choi Pan di Yamie Singkawang Yogyakarta
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Dua porsi Choi Pan yang terdiri dari 5 buah isi bengkoang dan 5 buah isi kucai di Yamie Singkawang, Yogyakarta 

Seporsi Choi Pan tersedia dengan harga Rp 15 ribu. Berisi 6 buah, pembeli bisa memilih isiannya, apakah bengkoang atau kucai saja, atau dicampur.

Jika membeli dua porsi, maka pembeli akan mendapatkan 10 buah Choi Pan. Kian mengakui bahwa ia membuat Choi Pan dalam jumlah terbatas. Apalagi makanan tersebut tidak tahan lama.

"Kita buat dua kuota, untuk makan di tempat dan dibawa pulang. Kalau yang bawa pulang harus masuk antrian dulu," jelas Kian.

Tribunjogja.com pun berkesempatan pula untuk mencicipi Choi Pan buatan Kian. Choi Pan berisi cacahan bengkoang cenderung memiliki rasa yang gurih, dengan rasa udang yang cukup dominan.

Sementara yang berisi daun kucai (sayuran sejenis daun bawang) memiliki rasa yang cenderung segar. Rasa seperti daun bawang pun samar-samar juga terasa.

Tidak hanya Choi Pan, Yamie Singkawang juga menyajikan beragam jenis mi. Termasuk Mi Singkawang tentunya, yang memiliki topping berbeda dengan mi lainnya.

Mi Singkawang memiliki topping berupa ayam angkak (berwarna merah), bakso ikan yang diiris, potongan telur, tauge, hingga sawi. Tak lupa kuah sebagai teman makannya.

Kian pun menjamin seluruh bahan yang digunakan berkualitas. Bahkan ia memilih sayur organik serta bahan premium untuk seluruh makanan yang disajikan. Mi-nya pun ia buat sendiri.

"Saya buat tanpa MSG sama sekali, dan pastinya halal," kata ibu 3 anak ini.

Yamie Singkawang buka mulai pukul 10.00-20.00 WIB. Khusus Sabtu buka pukul 10.00-18.00 WIB, dan libur pada hari Minggu. Sementara Choi Pan hanya tersedia hari Kamis-Sabtu, yang disebut Kian sebagai Choi Pan Day.

Kian pun menyarankan para pengunjung untuk datang sebelum siang hari jika ingin mencoba Choi Pan buatannya.

"Sebab jika saat siang akan ramai, kalau sore biasanya sudah habis," kata Kian sambil tersenyum.(tribunjogja)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved