Kasus Vlog Idiot, Kuasa Hukum Ahmad Dhani Sebut Dakwaan Menyesatkan

Sidang kasus “vlog idiot” dengan terdakwa musisi Ahmad Dhani, kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (12/2/2019).

Kasus Vlog Idiot, Kuasa Hukum Ahmad Dhani Sebut Dakwaan Menyesatkan
Kompas.com/Tri Susanto Setiawan
Ahmad Dhani saat menghadiri sidang pembacaan putusan untuk kasus ujaran kebencian yang menjeratnya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. 

TRIBUNJOGJA.COM - Sidang kasus “vlog idiot” dengan terdakwa musisi Ahmad Dhani, kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (12/2/2019).

Dalam kasus dugaan pencemaran nama baik tersebut, agenda sidang diisi pembacaan nota keberatan atas dakwaan jaksa penuntut umum atau eksespi. Kuasa hukum menilai dakwaan terhadap Ahmad Dhani tidak jelas.

Ketum PA 212 Jadi Tersangka, Slamet Ma’arif Sudah Diingatkan Bawaslu dan Polisi

"Kami minta hakim menolak dakwaan jaksa penuntut umum dan membebaskan Ahmad Dhani dari dakwaan, karena materi dakwaannya tidak jelas dan menyesatkan," kata Aldwin Rahadian, kuasa hukum Ahmad Dhani dalam sidang.

Menurut Aldwin, setelah mengkaji dakwaan jaksa penuntut umum, ada beberapa poin dakwaan yang dinilai tidak sesuai syarat formil, seperti penerapan pasal dan penjelasan aksi pidana yang dilakukan kliennya.

"Tidak dijelaskan secara lengkap bagaimana klien kami melakukan tindak pidana. Dalam dakwaan hanya disebut Ahmad Dhani melakukan vlog video. Bukan bagaimana mentransmisikan sesuai pasal yang dikenakan yakni Pasal 27 Ayat 3," kata Aldwin.

Selain itu, pasal yang dikenakan adalah jika ada delik aduan perseorangan, bukan badan hukum.

"Tapi, dalam perkara ini, yang melaporkan adalah lembaga Koalisi Bela NKRI, ini bukan perseorangan," ujar dia.

Dalam sidang sebelumnya, Ahmad Dhani didakwa melanggar Pasal 45 Ayat (3) jo Pasal 27 Ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika.

Caleg Partai Gerindra itu ditetapkan tersangka oleh Polda Jawa Timur, atas laporan Koalisi Bela NKRI.

Ahmad Dhani dalam dalam vlognya menyebut kelompok penolak deklarasi 2019 Ganti Presiden di Surabaya pada 26 Agustus 2018 lalu dengan kata-kata "idiot".

Kata-kata idiot oleh Ahmad Dhani diucapkan saat nge-vlog di lobi Hotel Majapahit, Surabaya. (Achmad Faizal)

.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sidang Perkara "Vlog Idiot", Kuasa Hukum Ahmad Dhani Sebut Dakwaan Jaksa Menyesatkan"

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved