Aktivitas Merapi

Terlihat Guguran Lava Pijar, BPBD Sleman : Kondisi Gunung Merapi Saat ini Masih Aman

Radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi harus dikosongkan dari aktivitas apapun.

Terlihat Guguran Lava Pijar, BPBD Sleman : Kondisi Gunung Merapi Saat ini Masih Aman
twitter BPPTKG
Kondisi Gunung Merapi yang terpantau melalui PGM Kaliurang pada Kamis 7 Februari 2019 pukul 11.43 WIB. 

TRIBUNJOGJA.COM - Saat ini tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di tingkat waspada atau level 2.

Namun hal itu bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan, dan masyarakat di sekitar lereng Gunung Merapi tetap bisa melakukan aktivitas keseharian namun dengan menjaga jarak.

Radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi harus dikosongkan dari aktivitas apapun.

Joko Supriyanto Kepala pelaksana BPBD Sleman memaparkan, bila berbicara tentang Gunung Merapi maka hal itu berkaitan dengan siklus.

Setelah erupsi, kemudian Gunung Merapi akan membentuk kubah lava.

Hal ini mengakibatkan guguran lava pijar seperti yang terlihat beberapa waktu lalu.

Baca: Kawasaki W175 Cafe Bakal Jadi Idola Baru Pecinta Motor Retro

"Sehari rata-rata 2.500 meter kubik penumpukan kubah lava dan itu tergolong rendah. Karena yang tinggi itu 20 ribu meter kubik ke atas. Sehingga dengan kondisi ini masih terbilang cukup aman," ujarnya pada Tribunjogja.com.

Itu pula yang terjadi jika terjadi lahar hujan.

Menurut Joko potensi lahar hujan terjadi dengan kapasitas kecil.

Namun demikian, ia mengimbau agar masyarakat menjaga jarak aman sejauh 3 kilometer.

Hal lain yang dilakukan untuk memberikan rasa aman ke penduduk, Pemerintah Kabupaten Sleman telah siap siaga dengan mendirikan pos pantau di 12 titik lokasi.

Baca: Masyarakat di KRB III Merapi Perlu Sigap Saat Terjadi Bencana Erupsi

Pos itu tersebar di Tanggularum Wonokerto Turi, Ngandong Wonokerto Turi, Turgo Purwobinangun Pakem, Tritis Purwobinangun Pakem, Kemiri Purwobinangun Pakem, Kaliurang Hargobinangun Pakem, Kaliurang Timur Hargobinangun Pakem, Kaliurang Selatan Hargobinangun Pakem, Boyong Hargobinangun Pakem, Kepuharjo Cangkringan Sleman, Kalitengah Glagaharjo Cangkringan, dan Pangukrejo Umbulharjo Cangkringan.

Pos pantau yang juga difasilitasi 12 tenda ini didirikan untuk memberikan rasa aman masyarakat dan pengunjung wisata lereng Gunung Merapi.

Sedangkan untuk ancaman abu vulkanik, juga telah disediakan stok masker 600 ribu banyaknya.

Kemudian 20 early warning system (EWS) yang terpasang di lereng Gunung Merapi dan dipastikan dalam kondisi baik. (*)

Penulis: nto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved