Kulon Progo

Gelombang Tinggi Karena Supermoon, Nelayan Kulon Progo Gagal Cari Ikan

Para nelayan cenderung enggan melaut dan pedagang di kawasan Pantai Glagah menutup lapaknya karena sepi wisatawan.

Gelombang Tinggi Karena Supermoon, Nelayan Kulon Progo Gagal Cari Ikan
commons.wikipedia.org
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Fenomena supermoon yang terjadi belakangan ini menyebabkan gelombang laut meninggi.

Warga diminta lebih waspada ketika berada di kawasan pantai.

Koordinator Sarlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo, Aris Widiatmoko mengatakan bahwa efek supermoon berupa gelombang tinggi sempat terlihat di pesisir pantai wilayah Garongan, Kecamatan Panjatan, Selasa (22/1/2019) pagi.

Gelombang pasang merangsek ke daratan dan sempat terekam kamera warga lalu beredar di media sosial.

Dalam video, terdengar suara seorang pria yang mengatakan bahwa air laut masuk ke daratan sejarak 200 meter dari bibir pantai.

Baca: Lebarkan Sayap, Naavagreen Akan Buka Cabang Baru di Bintaro dan Jambi

"Itu hoaks. Memang benar terjadi di Garongan namun tidak sejauh itu jaraknya. Kejadiannya hanya sebentar dan saat ini sudah normal kembali. Kawasan pantai sekarang ini relatif dalam kondisi aman," kata Aris pada Tribunjogja.com, Selasa (22/1/2019).

Berdasarkan data BMKG per 22 Januari 2019 pukul 08.15 WIB, tinggi gelombang di pesisir selatan DIY berkisar 2,5 hingga 3,5 meter dengan kecepatan angin dari arah Barat Daya dan Barat 6 - 25 km/jam.

Sementara kelembaban udara mencapai 97 persen.

Adapun potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada sore hari terjadi di Sleman, Kulonprogo, Bantul dan Gunungkidul.

Diakui Aris, cuaca saat ini memang sedang tidak bagus dan intensitas hujan cukup tinggi.

Baca: Cuaca Kurang Bersahabat, Nelayan Baron Tidak Melaut

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved