Enam Jam Terdeteksi 10 Kali Guguran di Puncak Merapi

Data yang dirilis BPPTKG Yogyakarta, amplitude gempa guguran itu tercatat antara 1,5 hingga 7,5 milimeter

Enam Jam Terdeteksi 10 Kali Guguran di Puncak Merapi
TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumarga
KAWAH MERAPI - Asap mengepul dari kubah lava Merapi sisi tenggara pada Selasa (8/1/2019) pagi. Sejak pertengahan Agustus 2018, aktivitas gunung memunculkan kubah lava baru yang terus bertambah volumenya setiap hari. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Dalam waktu enam jam, terhitung sejak pukul 00.00 hingga 06.00, Selasa (8/1/2019), terdeteksi ada 10 kali guguran dari puncak Merapi.

Data yang dirilis BPPTKG Yogyakarta, amplitude gempa guguran itu tercatat antara 1,5 hingga 7,5 milimeter dengan durasi antara 11,5 hingga 27,5 detik.

KAWAH MERAPI - Asap mengepul dari kubah lava Merapi sisi tenggara pada Selasa (8/1/2019) pagi. Sejak pertengahan Agustus 2018, aktivitas gunung memunculkan kubah lava baru yang terus bertambah volumenya setiap hari.
KAWAH MERAPI - Asap mengepul dari kubah lava Merapi sisi tenggara pada Selasa (8/1/2019) pagi. Sejak pertengahan Agustus 2018, aktivitas gunung memunculkan kubah lava baru yang terus bertambah volumenya setiap hari. (TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumarga)

Aktivitas vulkanik lain adalah gempa hembusan terjadi satu kali dengan amplitude 7,5 milimeter berdurasi 14,5 detik.

Sedangkan gempa low frekuensi tercatat 3 kali dengan amplitude 1,5 hingga 2 milimeter berdurasi 5,8 hingga 12,1 detik.

Skenario Mengerikan Jika Gunung Api di Seluruh Dunia Meletus Seketika Secara Bersamaan

Secara umum pengamatan visual menunjukkan puncak sepanjang malam hingga pagi teramati  berseling kabut.

Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah.

KAWAH MERAPI - Asap mengepul dari kubah lava Merapi sisi tenggara pada Selasa (8/1/2019) pagi. Sejak pertengahan Agustus 2018, aktivitas gunung memunculkan kubah lava baru yang terus bertambah volumenya setiap hari.
KAWAH MERAPI - Asap mengepul dari kubah lava Merapi sisi tenggara pada Selasa (8/1/2019) pagi. Sejak pertengahan Agustus 2018, aktivitas gunung memunculkan kubah lava baru yang terus bertambah volumenya setiap hari. (TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumarga)

Hasil analisis terakhir morfologi kubah lava Merapi, volumenya sudah mencapai lebih kurang 415.000 meter kubik.

Laju pertumbuhan 3.800 m3/hari. Fase erupsi berupa pertumbuhan kubah lava dan terpantau posisi kubah stabil.

Status Gunung Merapi Masih Waspada

Pengamatan Tribunjogja.com di lapangan pada pukul 07.45, lereng hingga puncak Merapi berselimut awan tebal.

KAWAH MERAPI - Asap mengepul dari kubah lava Merapi sisi tenggara pada Selasa (8/1/2019) pagi. Sejak pertengahan Agustus 2018, aktivitas gunung memunculkan kubah lava baru yang terus bertambah volumenya setiap hari.
KAWAH MERAPI - Asap mengepul dari kubah lava Merapi sisi tenggara pada Selasa (8/1/2019) pagi. Sejak pertengahan Agustus 2018, aktivitas gunung memunculkan kubah lava baru yang terus bertambah volumenya setiap hari. (TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumarga)

Namun sekitar pukul 08.00, awan tebal yang menyelimuti gunung tersibak. Puncak dan kawah terlihat sangat jelas dari Kali Talang, Balerante, Kemalang, Klaten.

Halaman
123
Penulis: xna
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved