Kesehatan

6 Mitos Musim Hujan yang Tak Perlu Lagi Dipercaya

Cuaca dingin saat musim hujan seringkali dituduh jadi penyebab kita gampang masuk angin. Fakta atau mitos?

Editor: Gaya Lufityanti
beautyscenery.com
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Penghujung tahun 2018 kali ini disertai dengan musim hujan di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Intensitas hujan yang terjadi pun kerap menimbulkan banyak mitos yang berkembang di masyarakat.

Agar kamu tidak bingung, simak dulu 6 hoax yang soal cuaca dingin di musim hujan.

Jangan kamu percaya!

Baca: On Trend #3: 5 Inspirasi Batik Buat Millennial Ala Batik Enom

Cuaca Dingin Bikin Gampang Sakit

Cuaca dingin saat musim hujan seringkali dituduh jadi penyebab kita gampang masuk angin.

Padahal sebenarnya yang menyebabkan flu bukan cuaca dingin, melainkan virus atau bakteri.

Penyakit ini lebih banyak diderita orang-orang saat musim hujan karena virus flu cepat berkembang pada suhu yang lebih rendah.

Kalau hidung kita kedinginan, pembuluh darah jadi mengerut dan menghambat respon kekebalan tubuh, memungkinkan virus berkembang biak dalam tubuh.

Jadi selama daya tahan tubuh kita kuat melawan berbagai virus dan bakteri, kita akan sehat-sehat aja meski berada di cuaca dingin dalam waktu lama.

Rambut Harus Dikeringkan Setelah Keramas

Membiarkan atau terutama keluar rumah dalam keadaan rambut basah sehabis keramas seringkali dianggap sebagai penyebab flu.

Ternyata ketakutan ini belum bisa dipastikan sama dokter maupun peneliti.

Dokter Hugh Coyne dari Doctify malah menjelaskan kalau kita enggak akan masuk angin cuma karena pergi keluar rumah tanpa mengeringkan rambut.

Baca: Unik, Hujan Es di Sydney Berbentuk Kembang Kol

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved