Malioboro
Jurus UPT Malioboro Antisipasi Penumpukan Sampah Malam Tahun Baru
Pengambilan dan penyapuan yang biasanya dilakukan 3 kali dalam sehari, kini ditambah menjadi 6 kali sehari.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Iwan Al Khasni
Laporan Reporter Tribunjogja.com | Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA --- Kepala UPT Malioboro, Ekwanto khawatir sampah menumpuk di Malioboro pada malam pergantian tahun.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, UPT Malioboro intensifkan pengambilan sampah.
Pengambilan dan penyapuan yang biasanya dilakukan 3 kali dalam sehari, kini ditambah menjadi 6 kali sehari.
"Malioboro kan masih menjadi magnet wisata di DIY. Apalagi nanti malam pergantian tahun, pasti sampahnya juga akan meningkat. Jadi sejak tanggal 21 Desember 2018
sampai nanti 1 Januari 2019 frekuensi pengambilan sampah ditambah," ungkapnya saat dihubungi Tribun Jogja, Sabtu (29/12/2018).
Selain meningkatkan frekuensi pengambilan sampah, UPT Malioboro juga akan menambah tempat sampah.
Akan ada penambahan sekitar 20 tempat sampah pada malam pergantian tahun.
"Selain kami meningkatkan frekuensi pengambilan sampah, kami juga akan menambah tempat sampah. Pengambilan sampah biasanya 3 kali jadi 6 kali. Nanti tanggal 31
Desember, kami akan tambah tempat sampah," lanjutnya. ( tribunjogja.com )
- Tol Bawen-Yogyakarta Belum Masuk Tahap Pembebasan Lahan, Proyek Pembangunan Mulai 2020
- Pengamanan Tahun Baru, Polda DIY Fokus di Malioboro dan Titik Nol
- Lima Tempat Makan yang Patut Dicoba saat Jalan-jalan ke Kawasan Malioboro Yogyakarta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/warga-menaiki-sepeda-saat-melintas-di-kawasan-pedestrian-jalan-malioboro_20181105_195636.jpg)