Sleman

BPBD Sleman Tetap Ikuti Rekomendasi BPPTKG Terkait Situasi Terkini Merapi

Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Joko Supriyanto, menyatakan tetap mengikuti rekomendasi BPPTKG.

BPBD Sleman Tetap Ikuti Rekomendasi BPPTKG Terkait Situasi Terkini Merapi
Tribun Jogja/ Setya Krisna Sumargo
foto Gunung Merapi (2.930 mdpl) diabadikan dari Gardu Pandang Tunggularum dan Dusun Gondoarum, Desa Wonokerto, Kec Turi, Sleman, Jumat (1/6/2018) siang dan sore sesudah letusan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jumat minggu lalu (23/11/2018), Gunung Merapi diketahui mengeluarkan guguran lava dari puncaknya sebanyak 4 kali.

Hal tersebut juga telah dikonfirmasi oleh BPPTKG Yogyakarta.

Terkait situasi Merapi, Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Joko Supriyanto, menyatakan tetap mengikuti rekomendasi BPPTKG.

"Guguran lava kemarin kan hanya 300 meter dari puncak. Rekomendasi batas amannya juga masih 3 km dari puncak, jadi tetap aman," jelas Joko via telepon pada hari Jumat (30/11/2018) ini.

Baca: Meski Terjadi Guguran 50 Kali, Merapi Masih Aman

Baca: Puncak Merapi Tak Teramati, Warga di Balerante Beraktivitas Normal

Ia juga meminta masyarakat, terutama yang menetap di lereng Merapi untuk tidak panik dan mengkhawatirkan situasi tersebut.

Sebab saat kejadian, Joko mengaku menerima laporan warga yang khawatir akan terkena guguran lava.

"Saya pastikan situasinya aman. Kami juga baru saja berkeliling ke dusun-dusun di lereng Merapi untuk memberikan informasi," tegas Joko.

Visual Gunung Merapi Selasa 27 November 2018 pukul 07.38 WIB
Visual Gunung Merapi Selasa 27 November 2018 pukul 07.38 WIB (BPPTKG Yogyakarta)

Joko memastikan BPBD Sleman akan terus berkoordinasi dengan BPPTKG untuk memantau situasi terkini Gunung Merapi.

Ia bahkan menyilakan warga atau wisatawan yang penasaran untuk menyaksikan fenomena guguran lava Merapi jika suatu saat akan terjadi lagi.

"Silakan saja, asalkan tetap dalam batas aman yang direkomendasikan," kata Joko.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved