CPNS 2018

BKN Tetap Tak Akan Turunkan Passing Grade CPNS 2018, Begini Penjelasannya

Alasannya, BKN tidak ingin merekrut Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tingkat kompetensinya rendah.

BKN Tetap Tak Akan Turunkan Passing Grade CPNS 2018, Begini Penjelasannya
menpan.go.id
Ujian CAT 

Kompetensi Daerah Jeblok

Sementara itu, Bima mengakui bahwa tingkat kompetensi peserta CPNS di daerah masih banyak yang rendah.

Berbeda dengan peserta tes CPNS di kementerian dan lembaga yang tingkat kelulusannya sudah tinggi.

"Kalau kita lihat kelulusan di kementerian lembaga, ini tinggi, 20 sekian persen. Tahun lalu juga seperti itu. Jadi dari sisi soal sebetulnya tidak ada masalah. Tapi begitu diterapkan di daerah, provinsi atau kabupaten kota, yang lulus jeblok," ujarnya.

Tingkat kelulusan untuk yang wilayah barat cuma 3 sekian persen, wilayah tengah 2,75 persen, wilayah timur 1,75 persen.

Baca: Pengumuman Hasil SKD CPNS 2018 Mahkamah Agung Resmi Diundur, Ini Penjelasan dan Surat Resminya

Baca: KemenpanRB Siapkan Dua Opsi untuk Akomodir Peserta yang Gagal di Tes SKD CPNS 2018

"Ada gap antara yang lulus di pemerintah pusat dan daerah," terangnya.

Oleh karena itu, Bima menilai banyaknya peserta CPNS yang tidak lolos bukan karena passing grade yang terlalu tinggi atau karena soal yang diberikan. Melainkan karena kualitas pendidikan yang dinilainya belum merata.

"Ini kan bukan salah tesnya. Gimana kompetensi mereka kok bisa sangat buruk seperti itu. Ini PR ke depan bagaimana menyamakan atau membuat standar pendidikan Indonesia lebih baik lagi, sehingga masyarakat di daerah itu bisa bersaing," katanya. (Andi Hartik)

.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ingin Hasilkan ASN Berkualitas, BKN Tak Mau Turunkan Passing Grade Tes CPNS"

Editor: ton
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved