Pendidikan

Ciptakan Aplikasi Pendataan Tanah SG, Siswa SMAN 8 Yogyakarta Raih Medali Emas OPSI 2018

Ciptakan Aplikasi Pendataan Tanah SG, Siswa SMAN 8 Yogyakarta Raih Medali Emas OPSI 2018

Ciptakan Aplikasi Pendataan Tanah SG, Siswa SMAN 8 Yogyakarta Raih Medali Emas OPSI 2018
Istimewa
Penelitian 'Bejawi' berhasil membawa SMAN 8 Yogyakarta meraih medali emas bidang Ilmu Sosial Humaniora pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) ke-10. 

Untuk mengakses aplikasi ini, para pengguna harus mengunduh aplikasi 'Bejawi' yang ada di play store.

Kemudian masuk untuk mendaftar akun dengan memasukkan nomor ponsel dan kata sandi.

Baca: JogjaBike Tawarkan Pengalaman Naik Sepeda Gratis di Malioboro

"Kemudian database kami akan mengirimkan sms verifikasi, setelah itu pengguna mengisi biodatanya dengan mencantumkan nama, email, NIK dan foto. Setelah masuk, pengguna akan melihat Menu Utama yang ada tiga fitur," lanjutnya.

Ia menjelaskan, untuk fitur registrasi, pengguna harus mengisi biodata diri dan identitas tanah yang akan dimohonkan.

Setelah itu, pengguna menuggu verifikasi dari pihak Keraton Yogyakarta apakah permohonannya terverifikasi atau tidak.

Setelah proses verifikasi selesai, pengguna akan mendapatkan notifikasi berbentuk PDF berisi surat permohonannya.

"Pengguna harus mencetak PDF nya dan datang ke Keraton untuk menukarnya dengan Surat Kekancingan yang asli," ujarnya kepada Tribunjogja.com

Prananda melanjutkan, penelitian telah diujikan di daerah Balapan RW 14, Kliter, Gondokusuman yang sedang diadakan proses identifikasi dan verifikasi.

Baca: Big Data Analytics, Optimalkan Layanan di Bidang Kesehatan

Hasil dari Uji Blackbox atau Uji keberfungsian ini, aplikasi Bejawi sudah berjalan dengan Baik.

Sedangkan dari Uji TAM atau Uji kebermanfaatan, hasilnya masyarakat memberikan tanggapan positif dan bermaksud untuk menggunakan Bejawi ke depannya.

Ia menambahkan, penelitian ini dilakukan selama hampir enam bulan yakni pada Maret hingga Agustus lalu.

Menurutnya, minimnya waktu penyelesaian aplikasi yang lama serta kompleks menjadi kendala yang dihadapi selama melakukan penelitian.

"Harapannya aplikasi ini segera mendapat hak paten dan bermanfaat bagi masyarakat," jelasnya. (tribunjogja)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved