Indonesia Harus Belajar Sistem Peringatan Dini Gempa Bumi ke Jepang

Untuk mencegah atau mengurangi risiko gempa bumi, Jepang punya sistem peringatan dini gempa bumi paling modern dan canggih di dunia

Editor: iwanoganapriansyah
IDEALOG
Earthquake early warning system atai sistem peringatan dini gempa bumi yang terintegrasi di ponsel 

Dalam peringatan itu juga diberi tahu kecepatan gelombang S akan datang mengguncang lokasi Anda dan berapa waktu yang masih Anda miliki untuk menyelamatkan diri.

Misalnya gelombang S akan mencapai Universitas Sendai dalam 32 detik, sehingga Anda bisa memperkirakan selama kurang dari 30 detik, di mana Anda harus berlindung untuk menyelamatkan diri.

Peringatan Dini Tsunami

Meski sistem hanya bisa memberi peringatan dalam hitungan dteik hingga maksimal 2 menit dari guncangan gempa pertama terjadi, namun ini bisa memberi perbedaan berarti bagi hidup dan mati seseorang.

Untuk peringatan tsunami, sistem membutuhkan waktu lebih lama karena banyak perhitungan yang terlibat.

Dalam gempa Tohoku, peringatan diberikan 11-15 menit sebelum gelombang tsunami benar-benar menghantam daratan.

Jepang telah belajar seumur hidupnya tentang gempa bumi.

Banyak jiwa yang selamat dari tragedi gempa Tohoku 2011 karena kombinasi bangunan tahan gempa dan sistem peringatan dini.

Jepang juga memiliki hari peringatan bencana nasional yang diadakan pada 1 September.

Pada hari itu, semua warga Jepang baik di sekolah dan di kantor akan menjalani simulasi penyelamatan diri dari bencana (khususnya gempa bumi dan kebakaran) dengan sungguh-sungguh. (Aulia Dian Permata/Intisasri)

Sumber: Grid.ID
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved