Kota Yogyakarta

Heroe: Pasar Rakyat Telo Tempe Purwodiningratan Bisa Menjadi Kampung Kuliner

Kampung Purwodiningratan bisa menjadi kampung kreatif terutama Kampung Kuliner Telo Tempe

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Yoseph Hary W
Tribunjogja.com/Noristera Pawestri
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat mencicipi beragam kuliner olahan telo tempe di Pasar Rakyat Telo Tempe Purwodiningratan, Sabtu (22/9/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Beragam olahan kuliner yang terbuat dari ketela dan tempe disajikan dalam gelaran 'Pasar Rakyat Telo Tempe Purwodiningratan 2' di Kampung Purwodiningratan, Yogyakarta pada Sabtu (22/9/2018).

Ketela dan tempe dapat diolah menjadi berbagai kuliner seperti Sop Telo Bu Mus, Getuk Ubi Galau, Brownis Telo, Bakso Kuah Tempe, Rujak Singkong, Kroket Telo, Burger Tempe dan beragam kuliner khas dari telo dan tempe lainnya.

Baca: Daftar Calon Tetap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Yogyakarta di Pemilihan Umum 2019

Baca: Purwodiningratan Ingin Jadi Kampung Telo Tempe, Suguhi Wisatawan dengan Kuliner Khas Yogyakarta

Gelaran pesta rakyat yang berlangsung pada 22-23 September ini dimeriahkan oleh 85 stan kuliner.

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi berharap, Kampung Purwodiningratan bisa mengorganisasikan diri menjadi kampung kreatif terutama kampung kuliner Jogja atau Kampung Kuliner Telo Tempe.

"Ini kan potensi besar karena punya ke khasan dalam pengolahan telo dan tempe, seperti ada sop telo ceker, enak, saya kira sangat ekonomis dan bisa dipakai untuk makan ringan," kata Heroe.

Menurut dia, pesta rakyat ini bisa menjadi potensi besar, hal ini karena semangat ibu-ibu di Kampung Purwodiningratan yang luar biasa.

Sehingga Heroe berharap, Kampung Purwodiningratan bisa mengorganisasikan diri bekerjasama dengan kelurahan, kecamatan, LPMK dan menjadikan Kampung Purwodiningratan Kamoung Kreatif untuk kuliner dan kerajinan.

"(Pasar rakyat -red) ini bagian dari penguatan kampung untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi. Ini usaha rumah tangga yang bisa jadi usaha bersama, ya gandeng gedong itu, kekuatan satu bergandengan jadi sesuatu yang besar. menjadi kampung kreatif untuk kuliner telo tempe," ucapnya.

Baca: Artis Malaysia Eira Syazira Kagumi Yogyakarta

Baca: Purwodiningratan Ingin Jadi Kampung Telo Tempe, Suguhi Wisatawan dengan Kuliner Khas Yogyakarta

Heroe menambahkan, untuk menjadikan Kampung Purwodiningratan menjadi Kampung Telo Tempe, menurut dia harus ada beberapa hal yang disiapkan.

"Harus dijelaskan sejak awal, dibuat petanya, sehingga orang yang datang kemari terpandu mau ke mana, letak parkirnya di mana," tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Acara, Primahesta menuturkan, Kampung Purwodiningratan akan berbenah, bagaimana menata menjadi kampung wisata yang bisa dinikmati banyak orang.

"Kebersihan yang harus kita tingkatkan. Tapi untuk soal pelebaran (gang untuk berjualan -red) kami tidak mau. Memang ciri khasnya seperti ini, sempit nggak masalah. Nanti kita buat gerai di depan," kata Primahesta.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved