Kulonprogo

Selesaikan Konflik NYIA, Komnas HAM Hendak Ingin Temukan Warga Penolak, AP 1 dan Pemerintah

Selesaikan Konflik NYIA, Komnas HAM Hendak Ingin Temukan Warga Penolak, AP 1 dan Pemerintah

Selesaikan Konflik NYIA, Komnas HAM Hendak Ingin Temukan Warga Penolak, AP 1 dan Pemerintah
Tribun Jogja/ Singgih Wahyu
Koordinator Sub Komisi Pemajuan HAM, Komnas HAM RI Beka Ulung Hapsara seusai bertemu dengan Pemkab Kulonprogo, Rabu (19/9/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM - Langkah mediasi akan coba ditempuh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk penyelesaian konflik seputar pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon.

Kelompok warga penolak NYIA akan dipertemukan langsung dengan PT Angkasa Pura I dan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo.

Koordinator Sub Komisi Pemajuan HAM, Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan saat ini kedua belah pihak cenderung saling bertahan dengan argumen masing-masing.

Yakni, warga bertahan menolak sementara AP I dan pemerintah daerah cenderung menginginkan bandara itu bisa beroperasi pada April 2019 sesuai instruksi presiden terkait percepatan realisasi pembangunan NYIA.

Baca: Delapan Siswa SMA 2 Wates Tampilkan Tari Angguk di Filipina

Sikap kedua kubu ini tak menemui titik tengah dan konflik terus berkepanjangan.

"Warga pokoke menolak, AP I dan Pemda juga pokoke (jadi) 2019. Tidak boleh lagi ada pokoke. Kami akan mencoba memediasi, mempertemukan semua pihak dalam posisi setara,"kata Beka seusai rapat tertutup dengan jajaran Forkompimda Kulonprogo, AP I, Pemdes terdampak pembangunan NYIA, di Ruang Menoreh, Rabu (19/9/2018).

Dalam proses mediasi yang belum ditentukan waktunya itu, Komnas HAM akan berusaha mengumpulkan data sebanyak mungkin sebagai dasar menyusun rekomendasi agar lebih utuh atau lengkap.

Rencananya, Kamis (20/9) ini, Komnas HAM juga akan menemui Gubernur DIY, Polda DIY, AP I dan selanjutnya mengagendakan bertemu warga penolak yang masih bertahan di dalam cakupan lahan pembangunan NYIA. (tribunjogja)

Penulis: ing
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved