Jangan Bergantung pada Inhaler saat Flu, Ini Beberapa Dampak Negatifnya Bagi Tubuh

Saat flu, seseorang juga akan merasakan hidung tersumbat akibat lendir yang diproduksi tubuh meningkat.

Penulis: Hanin Fitria | Editor: Muhammad Fatoni
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Flu merupakan suatu penyakit yang umum di Indonesia.

Saat flu, seseorang juga akan merasakan hidung tersumbat akibat lendir yang diproduksi tubuh meningkat.

Dampak lanjutannya, hidung mampet akan membuat seseorang kesulitan untuk bernapas.

Sejumlah langkah dilakukan untuk membuat hidung lega, salah satu langkah yang umum dilakukan adalah menggunakan inhaler untuk melegakan hidung dengan cepat.

Sayangnya, penggunaan inhaler flu ini bisa memberikan efek pedas atau panas bagi hidung, di mana hal ini berdampak kurang baik bagi kesehatan tubuh.

Sebuah fakta yang dirilis oleh British Medical Journal menunjukkan bahwa, inhaler yang banyak mengandung tiotropium bromid berisiko membuat kematian yang cukup tinggi, khususnya bagi mereka yang memiliki penyakit bronkitis.

Dilansir Tribunjogja.com melalui Doktersehat.com berikut dua dampak lain yang ditimbulkan akibat inhaler :

1. Dapat menimbulkan iritasi dan alergi

Penggunaan inhaler flu yang mengandung mentol dan camper terlalu sering sebaiknya dihindari pada anak karena dapat menimbulkan iritasi atau reaksi alergi jika berlebihan.

Inhaler flu tidak boleh digunakan jika seseorang memiliki alergi terhadap bahan di dalamnya.

Mohon informasikan kepada dokter atau apoteker jika sebelumnya pernah mengalami alergi.

2. Flu semakin parah

Inhaler tidak dapat melawan sumber utama yang menjadi penyebab flu.

Sehingga hal tersebut justru dapat memperparah flu dan menyebabkan komplikasi.

Terdapat beberapa kelompok orang yang rentan mengalami komplikasi akibat flu, di antaranya adalah wanita hamil, lansia, orang yang kekebalan tubuhnya rendah, serta penderita penyakit serius (gagal jantung).

Oleh karena itu, dokter biasanya akan memberikan obat antivirus terhadap mereka yang berisiko.

Cara meredakan flu secara alami

Sejumlah pakar kesehatan pun menyarankan agar semua orang tidak terlalu bergantung pada inhaler tatkala hidung mampet.

Bahkan para pakar juga menyarankan sebaiknya menggunakan bahan lain yang lebih alami.

Perlu diketahui, inhaler mengandung menthol, camphor, dan minyak pinus yang sudah banyak digunakan untuk melegakan hidung tersumbat.

Banyak orang tidak mengalami efek samping apa pun setelah menggunakan produk ini.

Penderita flu mungkin dapat merasa tidak nyaman pada hidung jika sering menggunakannya dalam satu waktu tertentu.

Sementara jika penderita flu ragu menggunakan produk ini, cara aman yang bisa dilakukan adalah dengan menghirup uap air yang panas untuk melegakan saluran pernapasan.

Cara ini tidak memiliki risiko bagi saluran pernapasan dan kesehatan secara keseluruhan.

Beberapa cara lain yang bisa Anda lakukan tanpa menggunakan inhaler flu, di antaranya :

1. Mandi dengan air hangat.

2. Mengonsumsi makanan atau minuman hangat.

3. Jaga kondisi ruangan tetap bersih dan bebas dari debu sehingga tidak memicu pilek lebih berat.

4. Gunakan semprot hidung yang mengandung garam saline yang dijual di apotek.

5. Jaga posisi kepala lebih tinggi saat tidur sehingga lebih nyaman saat bernapas. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved