Kriminal
Kasus Pecah Kaca Mobil ORI DIY Masih Diselidiki Polisi
Kapolsek Pakem, Kompol Haryanta melalui Kanit Reskrim Polsek Pakem, AKP M Nasirudin mengatakan, bahwa pihaknya saat ini masih mendalami kasus tersebut
Penulis: rid | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pecahnya kaca mobil bernomor Polisi AB 1870 EH yang diparkirkan tim investigasi ORI perwakilan DIY di Nepen, Candibinangun, Pakem, Sleman tadi malam, Rabu (5/9/2018) telah dilaporkan ke Polsek Pakem, Sleman.
Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan, bahkan Polsek Pakem telah berkoordinasi dengan Polres Sleman guna mengungkap kasus tersebut.
Kapolsek Pakem, Kompol Haryanta melalui Kanit Reskrim Polsek Pakem, AKP M Nasirudin mengatakan, bahwa pihaknya saat ini masih mendalami kasus tersebut.
Pihaknya juga telah memanggil beberapa saksi guna dimintai keterangan terkait kejadian tadi malam.
Baca: Kaca Mobil Milik ORI DIY Dipecah, Beberapa Barang Raib Dicuri
"Masih lidik, kita juga sudah koordinasi dengan Polres Sleman untuk mengungkap kasus ini. Untuk saksi yang diperiksa ada dua orang dari ORI (DIY) dan satu lagi warga setempat," katanya, Kamis (6/9/2018).
Diungkapkannya, dari hasil olah TKP, kaca mobil yang dipecah bagian samping kanan mobil, tepatnya di bagian belakang jok kemudi.
Dari keterangan saksi-saksi, selang waktu saat tim investigasi ORI DIY datang hingga kaca mobil dipecah tidak lama.
"Jadi pertama kan mereka (Tim investigasi ORI DIY) bertamu dan parkir di tepi jalan. 15 menit kemudian tuan rumah tahu kaca mobil itu pecah dan setelah dicek barang-barang di dalam mobil hilang," ujarnya.
Disinggung mengenai adanya alat bukti kejahatan yang ditemukan di lokasi kejadian, pihaknya menyebut tidak menemukan batu yang diduga digunakan pelaku untuk memecah kaca mobil tersebut.
Diakuinya, bahwa situasi di sekitar lokasi kejadian memang terbilang sepi dan jarang ada kendaraan yang melintas.
Baca: Dolar Menguat, Perajin Kaca Ekspor di Bantul Mendulang Untung
"Belum ada tanda-tanda (Motif lain), sementara dugaannya curat dengan modus pecah kaca mobil. Batu juga tidak ditemukan, hanya pecahan kaca saja, jadi kemungkinan pelaku ini pakai alat tertentu saat beraksi," ucapnya.
Ditambahkannya, pihak ORI DIY memang telah melakukan monitoring ke Mapolsek Pakem tadi siang.
Menurutnya, pihak ORI DIY datang untuk mengetahui proses penanganan kasus itu sampai tahap apa, mengingat ORI DIY telah mengalami perusakan fasilitas penunjang kerja lebih dari satu kali.
"Yang jelas tetap kita usut tuntas kasus ini secara maksimal," tandasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kaca-mobil-yang-dikendarai-tim-investigasi-ori-diy-yang-dipecah-orang-tak-dikenal_20180906_163539.jpg)