Kulonprogo

DPR RI Soroti 'Lemot'nya Jaringan Internet di BLK Kulonprogo

Legislatif meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menaikkan bandwidth atau besaran kemampuan transfer data

DPR RI Soroti 'Lemot'nya Jaringan Internet di BLK Kulonprogo
IST
Komisi I DPR RI melakukan kunjungan kerja pengawasan program penyediaan akses internet oleh BAKTI Kemenkominfo di BLK Kulonprogo, Rabu (6/9/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia menilai fasilitas internet di Balai Latihan Kerja (BLK) Kulonprogo masih 'lemot.'

Legislatif meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menaikkan bandwidth atau besaran kemampuan transfer data jaringan internet tersebut.

BLK Kulonprogo mendapat penyediaan akses internet dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemenkominfo.

Program serupa juga diberikan kementerian untuk Kantor Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo selain juga diterapkan pada wilayah Sleman, Bantul, dan Gunungkidul.

Penyediaan akses internet itu sudah berjalan sejak 2015 dan 2016.

Baca: Kenaikan Permukaan Air Laut Mengancam Keberlangsungan Sambungan Internet di Sebagian AS

Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, Kamis (6/9/2018) mengatakan akses internet di BLK Kulonprogo tidak begitu menggembirakan dari sisi kecepatannya lantaran jumlah penggunanya dari kalangan peserta pelatihan kerja juga cukup banyak.

Solusi terbaik menurutnya adalah dengan menambah bandwidth jaringan sehingga peserta pelatihan bisa lebih mudah dan cepat dalam belajar.

Apalagi, kegiatan pelatihan itu tujuannya untuk menyiapkan masyarakat siap terjun langsung ke lapangan kerja.

Usulan peningkatan bandwidth itu sudah disampaikannya kepada pihak BAKTI dan dijanjikan bakal segera terwujud.

"Kita tahu ini termasuk salah satu BLK terbaik di Indonesia dan menggunakan akses internet dari BAKTI. Hanya saja speed-nya kurang menggembirakan. Kami mendorong Kemenkominfo memfasilitasi akses internet yang bagus bagi masyarakat, apalagi untuk kepentingan BLK," jelas Abdul Kharis seusai kunjungan kerja pengawasan di BLK Kulonprogo.

Baca: Kisah Seorang Siswa SLB Kayuh Sepeda dari Kulonprogo ke SSA untuk Nonton Laga PSIM

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved