Kesehatan

Mengonsumsi Telur Asin Secara Berlebihan Bisa Berdampak Buruk pada Kesehatan

Olahah telur bebek tersebut sangat disukai oleh masyarakat Indonesia baik dari berbagai kalangan dan usia.

Tayang:
Penulis: Hanin Fitria | Editor: Muhammad Fatoni
Femina
Telur Asin 

TRIBUNJOGJA.COM - Di Indonesia, telur bebek biasa diolah menjadi telur asin.

Telur ini sengaja diasinkan dengan cara direndam di dalam air garam.

Bagian putih telurnya memiliki rasa asin yang tajam, sementara kuning telurnya berwarna agak oranye dan tidak terlalu asin.

Telur asin biasa digunakan sebagai lauk tambahan dengan disertai lauk lainnya.

Olahah telur bebek tersebut sangat disukai oleh masyarakat Indonesia baik dari berbagai kalangan dan usia.

Kota Brebes, Jawa Tengah menjadi satu kota yang terkenal akan olahan telur asin.

Bahkan di Brebes sendiri telur asin menjadi oleh-oleh utama untuk dibawa pulang wisatawan yang berkunjung.

Namun sayangnya, telur asin dianggap sebagai makanan yang tidak sehat.

Dilansir Tribunjogja.com melalui Hellosehat.com, menurut Kalpana Bhaskaran dari Nutrition Research and Head of Glycemic Index Research Unit di Temasek Polytechnic’s School of Applied Science, makan telur asin bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh, melebihi jumlah yang direkomendasikan setiap harinya yaitu 300 mg.

Terlebih dalam sebutir telur asin bisa terkandung 300-600 mg kolesterol, tergantung dari proses pembuatannya.

Pembuatan telur asin yang sengaja diasinkan dengan garam ini, membuat telur asin memiliki kandungan natrium yang sangat tinggi.

Mengonsumsi makanan yang tinggi garam berarti mengonsumsi makanan yang kaya natrium.

WHO (World Health Organisation) atau Lembaga Kesehatan Dunia sendiri menyarankan asupan garam hanya 5 gram (setara dengan natrium 2.000 mg) per hari.

Konsumsi garam di atas batas yang diperbolehkan dapat berkontribusi pada munculnya tekanan darah tinggi serta meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Efek konsumsi garam secara berlebihan

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved