Bantul
Budi Daya Bawang Merah Biji Diharapkan Jadi Solusi bagi Petani
Prospek budi daya bawang merah biji di lahan pasir, Pantai Samas, Srigading, Bantul cukup bagus dan menggembirakan.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
"Yogyakarta kurang dari 1000 mdpl. Saya sudah coba ke Kaliurang. Di sana cuma sekitar 700 mdpl," terang dia.
Sebab itu, untuk memproduksi biji bawang merah, pihaknya mengaku akan berupaya menjalin kerjasama dengan daerah lain yang memiliki ketinggian lahan di atas 1000 mdpl.
"Kita akan membuat jejaring di luar daerah. Bisa di Tawangmangu (Klaten) ataupun di Wonosobo," tuturnya.
"Harapannya kalau bawang merah biji ini bisa diterima baik oleh para petani. Kita nantinya produksi biji dari sana. Kemudian tanam di Kota Yogyakarta," lanjut dia.
Baca: Petani Bantul Puas Tanam Bawang Merah Biji
Percobaan Dua Hektar
Selain di Kabupaten Bantul, BPTP juga melakukan uji coba budi daya bawang merah biji di Kabupaten Kulonprogo, tepatnya di kawasan Pantai Trisik.
"Tahap pertama. Kita uji coba dua hektar di DIY. Satu hektar di Bantul dan satu hektar lagi di Kulonprogo, di Pantai Trisik," ujar Joko.
Melalui uji coba bawang merah biji ini, ia menargetkan supaya bisa membantu para petani dalam menurunkan biaya produksi.
Ia menilai, selama ini menjadi petani bawang merah selalu dibayang-bayangi dengan biaya modal besar.
Untuk membeli umbi (bibit) dan pupuk.
"Melalui bawang merah biji ini kita ingin membidik agar biaya produksi petani yang awalnya tinggi, bisa diturunkan dengan biaya serendah rendahnya," terang dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/budi-daya-bawang-merah-biji-diharapkan-jadi-solusi-bagi-petani_20180829_161217.jpg)