Kriminalitas
Meninggalnya Nenek dan Cucu di Umbulharjo Diduga Tidak Wajar
Ditemukannya seorang nenek dan cucunya yang meninggal dengan posisi bersebelahan di dalam kamar indekos dianggap pihak Kepolisian tidak wajar.
Penulis: rid | Editor: Gaya Lufityanti
Diketahui pula, selain ditemukan meninggal dengan posisi terlentang dan bersebelahan, mulut Bagas mengeluarkan busa.
Selain itu, perhiasan dan uang tunai milik Hartini raib tak berbekas.
Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo Yogya Iptu Supatno mengatakan, untuk penyebab pasti kematian Hartini dan cucunya belum bisa disimpulkan secara pasti.
Hal itu karena pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak Rumah Sakit sebagai acuan untuk menyimpulkan penyebab kematian seorang nenek beserta cucunya tersebut.
Lanjutnya, mengenai barang berbahaya memang tidak ditemukan pihaknya di TKP.
Namun, pihaknya menemukan botol susu yang diduga sempat diminum oleh Bagas.
Mengingat mulut Bagas mengeluarkan busa meninggal, pihaknya saat ini sedang menunggu hasil uji susu di botol tersebut guna mengetahui kandungan di dalamnya.
"Penyebab meninggalnya belum bisa dipastikan, dan masih kami selidiki sambil menunggu hasil pemeriksaan medis dan laboratorium," katanya kemarin, Rabu (22/8/2018).
Lebih lanjut, Kanit Reskrim menyebut bahwa kematian nenek dan cucunya tersebut belum sampai 1x24 jam.
Baca: Penyebab Kematian Nenek dan Cucu di Kota Yogya Masih dalam Penyelidikan Polisi
Hal itu diperkuat keterangan saksi-saksi yang melihat Hartini masih melakukan aktifitas sekitar jam 10 pagi.
Bahkan, diperkirakan keduanya masih beraktifitas saat berada di dalam kamar indekos yang beralamatkan di Mrican, Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
"Untuk Hartini diperkirakan meninggal 6 sampai 8 jam sebelum ditemukan, dan untuk cucunya diperkirakan 4 sampai 5 jam sebelum ditemukan," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tewas-meninggal-dunia_20180618_152043.jpg)