Sejak Era Ottoman, Angkatan Udara Turki Termasuk yang Terkuat di Dunia

Ketika dibentuk pada Juni 1909, AU Turki bernama Ottoman Air Force mulai terlibat pada Perang Balkan dan Perang Dunia I

Tayang:
Editor: iwanoganapriansyah
IST
Seorang pilot tempu Turkish Air Force atau Angkatan Udara Turki 

Berdasar lisensi dari AS, TAI, juga pembuat pesawat F-16 Turki versi lokal.

TAI ternyata tak hanya memproduksi F-16 di dalam negeri namun juga diizinkan oleh AS untuk mengekspornya.

Paling tidak sebanyak 46 unit F-16 buatan TAI telah dibeli Mesir.

Dengan mendapat lisensi dari Lockheed Martin, Turki menjadi lima besar negara di dunia yang bisa memproduksi F-16 Fighting Falcon sekaligus sanggup memperkuat kekuatan udaranya dengan ratusan F-16.

Selain memiliki ratusan F-16 dan kemampuan mengupgrade lewat pabrik pesawat TAI, Turki masih menyimpan ratusan pesawat tempur keluaran tahun 1965 seperti 200 unit F-5 yang dibeli dari berbagai negara seperti AS, Norwegia, Belanda, Lybia, dan Taiwan.

Turki berminat membeli F-5 dalam jumlah ratusan karena pesawat-pesawat tempur buatan AS bisa di-up-grade ke teknologi F-16 di pabrik pesawat TuAF.

Sementara sekitar 200 unit F-4 E yang pernah diterima Turki sejak tahun 1974 juga menjalani program up-grade dan sanggup dioperasikan di medan tempur modern hingga tahun 2020.

Ratusan F-4 E yang sudah di up grade oleh Turki kemudian dinamai F-4E 2020 Terminator.

Operasi di Bosnia

Dengan kesiapan pesawat tempur yang maksimal, pada tahun 1995 AU Turki dipercaya oleh PBB untuk menjalani misi tempur Operation Deliberate Force bersama pesawat-pesawat NATO di Bosnia.

Tahun 1999 dua skuadron jet tempur F-16 Turki kembali dikirim ke Bosnia lewat operasi tempur bersandi Operation Allied Force hingga tahun 2006.

Pada tahun itu juga pemerintah Turki kembali mengucurkan dana sebesar 150 juta dolar AS untuk memperkuat kekuatan udaranya dengan membeli pesawat-pesawat baru.

Persenjataan dan jet tempur terbaru memang sangat dibutuhkan Turki mengingat pada tahun 1998, militer Cyprus mulai menempatkan rudal antipesawat buatan Soviet, S-300.

Memasuki tahun 2000 Turki makin menggencarkan program modernisasi pesawat tempurnya bekerja sama dengan Lockheed Martin untuk menggarap jet tempur paling mutaklhir F-35 Joint Strike Fighter (JFS).

Sumber: Grid.ID
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved