Breaking News:

Ibadah Haji 2018

Penjelasan Lengkap Seputar Tradisi Mengunjungi Orang yang Baru Pulang dari Ibadah Haji

Dilansir dari akun Twitter resmi Kementerian Agama RI dilaporkan bahwa tenda di Arafah sudah kosong.

KOMPASIANA
Ilustrasi Jamaah haji tawaf 

Saat jemaah haji tiba di rumah, beberapa saudara, tetangaa dan bahkan teman akan mengunjunginya.

Tradisi mengunjungi orang yang baru pulang haji merupakan tradisi turun temurun yang sudah ada.

Kebiasan bersilaturahmi kepada orang yang baru pulang dari Tanah Suci setelah menunaikan haji sudah menjadi hal umum.

Biasanya banyak orang yang bersilaturahmi kepada orang yang baru pulang dari berhaji meminta didoakan agar diampuni dosa-dosanya.

Selain itu juga meminta didoakan agar bisa juga pergi ke Tanah Suci untuk berhaji.

Praktik tradisi tersebut bukanlah tak berdasar, dikutip Tribunjogja.com melalui Nu Online berikut penjelasan lengkapnya :

Dalam kitab Hasyiyah Qaliyubi yang ditulis oleh Syihabuddin al-Qaliyubi salah satu ulama kenamaan dari madzhab syafi’i, terdapat keterangan bahwa bagi orang yang berhaji dianjurkan mendoakan atau memintakan ampunan kepada orang yang tidak berhaji meskipun orang tersebut tidak memintanya.

Begitu sebaliknya orang yang tidak berhaji disunahkan untuk meminta didoakan agar dosanya diampuni.

Menurutnya, para ulama menyebutkan bahwa waktunya sampai empat puluh hari. Empat puluh hari ini dihitung sejak kedatangannya.

وَيُنْدَبُ لِلْحَاجِّ الدُّعَاءُ لِغَيْرِهِ بِالْمَغْفِرَةِ وَإِنْ لَمْ يَسْأَلْ وَلِغَيْرِهِ سُؤَالُ الدُّعَاءِ مِنْهُ بِهَا وَذَكَرُوا أَنَّهُ أَيْ الدُّعَاءَ يَمْتَدُّ أَرْبَعِينَ يَوْمًا مِنْ قُدُومِهِ

Halaman
123
Penulis: Hanin Fitria
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved