Kesehatan

Mitos Daging Kambing dan Penyakit Darah Tinggi

Di Indonesia sendiri, hewan yang paling banyak menjadi hewan kurban adalah kambing dan sapi.

Mitos Daging Kambing dan Penyakit Darah Tinggi
Tribun Jogja/ Siti Umaiyah
Pedagang hewan kambing 

TRIBUNJOGJA.COM - Tepat pada hari Rabu (22/8/2018) umat muslim di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah.

Pada hari tersebut ampir seluruh umat muslim juga akan melaksanakan qurban (sesuai KBBI kurban).

Di Indonesia sendiri, hewan yang paling banyak menjadi hewan kurban adalah kambing dan sapi.

Namun hewan yang paling banyak diminati adalah kambing.

Pasalnya, kambing adalah hewan yang disarankan untuk dikurbankan.

Sedangkan hewan lainnya yang banyak menjadi hewab kurban di beberapa negara yaitu domba.

Namun permasalah yang terkadang muncul adalah adanya mitor yang mengaitkan daging kambing dengan penyakit darah tinggi.

Sehingga banyak yang menghindari makan daging kambing dikarenakan mitos yang beredaar tersebut.

Padahal dalam faktanya daging kambing tetap lebih baik daripada daging sapi dan daging ayam, sehingga bahkan dinyatakan aman untuk dikonsumsi oleh penderita darah tinggi sekalipun.

Daging Kambing
Daging Kambing (Info Ternak)

Dirangkum Tribunjogja.com melalui AloDokter, berikut penjelasan mengenai mitos daging kambing dan penyakit darah tinggi:

Halaman
12
Penulis: Hanin Fitria
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved