Kriminal

Mbah Putih Prihatin Tindak Kekerasan saat Berlangsungnya Derby DIY

Keprihatinan atas tindak kekerasan yang berakibat pada meninggalnya M Iqbal turut disampaikan Dwi Irianto atau Mbah Putih.

Mbah Putih Prihatin Tindak Kekerasan saat Berlangsungnya Derby DIY
tribunjogja/azkaramadhan
Dwi Irianto, atau yang akrab disapa Mbah Putih 

TRIBUNJOGJA.COM- Aksi kekerasan yang berbuntut pada meninggalnya Muhammad Iqbal (17) pada laga derby DIY antara tuan rumah PSIM Yogya kontra PSS Sleman menjadi noktah hitam yang meninggalkan duka bukan hanya bagi keluarga korban serta kerabat yang ditanggalkan, namun juga segenap insan sepakbola tanah air.

Keprihatinan atas tindak kekerasan yang berakibat pada meninggalnya M Iqbal turut disampaikan tokoh sepakbola DIY, Dwi Irianto atau yang lebih akrab disapa Mbah Putih.

Baca: Ayah Korban Pengeroyokan di Stadion Sultan Agung Bantul, Ingin Kasus Pengeroyokan Anaknya Tuntas

Menurutnya, laga yang berlangsung meriah dan menyedot animo luar biasa bukan hanya dari masyarakat Yogya, namun juga seluruh masyarakat Indonesia.

"Secara pribadi pertandingan kemarin tidak kalah kelasnya dengan laga Liga 1. Atmosfir, bobot pertandinganya, dan teknik permainan kedua tim memperlihatkan ciri khas yang berbeda dan sangat enak ditonton sepanjang 90 menit," ujar pria yang juga menjabat Anggota Komdis PSSI tersebut pada Tribunjogja.com.

Lebih lanjut, Mbah Putih tak menampik bila kedua kesebelasan memiliki rivalitas yang sengit, fanatisme suporter yang luar biasa, dan ini hanya dimiliki oleh sepakbola DIY.

"Kedua tim menyuguhkan rivalitas yang sangat sportif dan fanatisme pendukungnya yang sangat luar biasa. Hal semacam ini banyak daerah lain yang kepincut dengan derby DIY," lanjut Mbah Putih.

Baca: Panpel dan Manajemen PSIM Sesalkan Adanya Korban Jiwa Dalam Derbi DIY

Namun ia prihatin dan menyangkan pertandingan yang menarik tersebut akhirnya harus tercoreng dengan tindak kekerasan yang mengakibatkan satu nyawa melayang.

"Tapi akhirnya sangat disayangkan masih adanya radikalisme seperti kejadian kemarin, dan kebetulan juga keluar berita dengan judul yang sangat mengerikan, sepertinya sepakbola DIY itu masih primitif karena yang dikedepankan bukan atmosfir dan bobot pertandingan derby DIY yang sangat enak ditonton dan sangat menarik," pungkas Mbah Putih. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved