Ibadah Haji 2018

Bacaan-bacaan Doa yang Tepat Saat Melakukan Ibadah Tawaf dan Sa'i Dalam Haji

Dirangkum Tribunjogja.com, berikut bacaan doa yang tepat saat menjalankan ibadah tawaf dan sa'i dalam haji

Bacaan-bacaan Doa yang Tepat Saat Melakukan Ibadah Tawaf dan Sa'i Dalam Haji
www.thenational.ae | AFP
Haji 

وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى

(Wattakhidzuu mim maqaami ibraahiima mushalla)

Artinya:” Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat".

Sa'i

1. Disunnahkan berjalan biasa diantara shafa dan Marwa, kecuali diantara dua tiang, maka disunatkan berjalan cepat (berlari-lari kecil).

2. Disunahkan naik Shafa dan Marwa dan berdoa di sana memohon apa juga yang dikehendaki mengenai kepentingan agama maupun dunia dengan menghadap ke Baitullah.

3. Maka dimulainya dengan Shafa, lalu naik ke atasnya hingga tampak Baitullah, lalu menghadap kiblat, membaca kalimat tauhid dan takbir tiga kali serta memujinya, lalu membaca:

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي ويُمِييْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَه

(Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyiii wayumiitu wahuwa 'alaa kulli syai'in qadiir. Laa ilaaha illallaahu wahdah, anjaza wa'dahu manashara 'abdahu wa hazamal ahzaaba wahdah)

Artinya:"Tiada sesembahan yang haq melainkan Allah semata, tiada sekutu bagiNya, hanya bagiNya segala kerajaan dan hanya bagiNya segala puji dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tiada sesembahan yang haq melainkan Dia, tiada sekutu bagiNya, yang menepati janjiNya, yang memenangkan hambaNya dan yang menghancurkan golongan-golongan (kafir) dengan tanpa dibantu siapa pun."

Ulangilah dzikir tersebut sebanyak tiga kali dan berdo’alah pada tiap-tiap selesai membacanya dengan do’a-do’a yang dikehendaki.

4. Turunlah untuk melakukan sa’i antara Shafa dan Marwah.

Bila berada di antara dua tanda hijau, lakukanlah sa’i dengan berlari kecil (khusus untuk laki-laki dan tidak bagi wanita).

Jika telah sampai di Marwah, naiklah ke atasnya dan menghadaplah ke Ka’bah, kemudian ucapkan sebagaimana yang diucapkan di Shafa.

Demikian hendaknya yang dilakukan pada putaran berikut-nya.

Pergi (dari Shafa ke Marwah) dihitung satu kali putaran dan kembali (dari Marwah ke Shafa) juga dihitung satu kali putaran hingga sempurna menjadi tujuh kali putaran.

Karena itu, putaran sa’i yang ke tujuh berakhir di Marwah.

5. Disunnahkan pula berdo'a diantara Shafa dan marwa, berdzikir kepada Allah dan membaca Al-Qur'an. Telah diriwayatkan bahwa ketika sa'i Nabi saw. membaca:

رب اغفر وارحم واهدني السبيل الاقوم

(Rabbigh fir warham, wahdinis sabiilal aqwaam)

Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah dan beri rahmatlah daku, serta tunjukilah daku jalan yang lurus."

Dan diriwayatkan pula daripadanya:

رب اغفر وارحمإنك انت الأعز الأكرم

(Rabigh fir warham, innaka antal a'azzul akram)

Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah dan berilah rahmat daku, sungguh Engkau Mahakuat lagi Mahamulia."

(Tribun Jogja/Hanin Fitria)

Penulis: Hanin Fitria
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved