Yogyakarta
DJP DIY Bina UMKM untuk Tingkatkan Kepatuhan Pajak
DJP DIY terus berusaha mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan kualitas dan kinerja UMKM.
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DIY terus berusaha mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan kualitas dan kinerja UMKM.
Kepala Bidang Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penilaian Kantor Wilayah DJP DIY, Agung Prabowo mengatakan, DJP di bawah Kementrian Keuangan kini juga memilik tugas melakukan pembinaan terhadap UMKM yang menjadi penggerak perekonomian.
Baca: Pajak UMKM Diturunkan, Ini Tanggapan dan Harapan Promotor Musik di Daerah
"DJP tidak sekedar berbicara tentang bisnis UMKM, tetapi kini DJP memiliki konsen terhadap pengembangan,"ujar Agung saat Seminar Bisnis Now di Canvinton Hotel Yogyakarta, Rabu (11/7/2018).
Agung menyebutkan, tahun 1998 yaitu ketika krisis ekonomi melanda Bangsa Indonesia, banyak usaha yang hancur.
Dan yang bertahan lebih banyak justru berasal dari kalangan UMKM, bahkan kini sudah menjadi penyokong perekonomian bangsa ini.
Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk meningkatkan kapasitas UMKM dengan menyokong dari berbagai sisi
mulai dari ilmu hingga berbagai kemudahan.
Belum lama ini, presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menurunkan pajak untuk UMKM yang sebelumnya 1% menjadi 0,5%.
Penurunan pajak untuk UMKM tersebut memang bertujuan untuk mendorong supaya UMKM tumbuh lebih cepat lagi.
Melalui akselerasi percepatan dengan stimulan penurunan pajak ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan pajak dari kalangan UMKM.
"Membayar pajak itu untuk membiaya negara atau sering kita sebut namanya gotong royong. Yang besar membantu yang kecil. Kalau yang kecil belum membayar pajak didorong agar lebih berkualitas melalui berbagai pelatihan," imbuhnya.
Dari pantauan Tribunjogja.com, saat ini pihak DJP memang memiliki program Bisnis Development System (BDS) untuk mendorong UMKM berkembang lebih maju lagi.
Baca: UMBY Tanamkan Kepedulian Membayar Pajak Lewat Seminar
Berbagai pelatihan dilaksanakan DJP agar UMKM ini mampu tumbuh sesuai yang diharapkan dan mampu bersaing dengan yang lain.
Pelatihan yang dilakukan juga sesuai dengan kebutuhan UMKM untuk berkembang.
Pelatihan tersebut di antaranya seperti pembukuan sederhana untuk UMKM.
Pelatihan pembukuan ini sangat penting karena ia mengakui banyak UMKM yang akhirnya gulung tikar karena manajemen keuangan yang campur aduk antara keuangan pribadi dengan keuangan usaha.
Padahal, keuangan merupakan sesuatu yang penting untuk keberlangsungan usaha.
"Pelatihan lain seperti juga packing produk, fotografi produk dan marketing online," ujar Agung Prabowo.(tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pajak-ilustrasi_20180315_231257.jpg)