Delapan Hewan Paling Mematikan di Pulau Amazon, Ternyata Bukan Cuma Piranha !

Berikut ini merupakan daftar delapan hewan paling mematikan di Pulau Amazon yang ternyata bukan cuma ikan piranha saja

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Semut peluru digunakan oleh suku Sateré-Mawé di Hutan Amazon dalam sebuah ritual 

TRIBUNJOGJA.com - Apa yang pertama kali terlintas di pikiran kamu ketika mendengar Pulau Amazon atau Sungai Amazon? Mungkin beberapa diantaranya langsung membayangkan keganasan Ikan Piranha maupun ular kobra. Tidak salah, tapi itu hanyalah dua diantara deretan hewan paling mematikan.

Setidaknya ada enam hewan lainnya yang paling mematikan di hutan seluas 2,12 juta meter persegi ini. Tapi sebenarnya ada sekitar 430 spesies mamalia, 378 spesies reptil, 400 spesies amfibi, 3000 spesies ikan dan sekitar 2,5 juta jenis serangga yang mendiami hutan hujan tropis terluas di dunia ini.

(Baca: Ilha da Queimada Grande, Pulau Terlarang Berisi Ribuan Ular Paling Mematikan di Dunia)

Berikut merupakan daftar delapan hewan paling mematikan di Pulau Amazon yang ternyata bukan cuma ikan piranha saja.

1. Katak Panah Beracun

Katak Panah Beracun alias Dart Frog
Katak Panah Beracun alias Dart Frog (National Geographic)

Katak Panah Beracun mungkin menjadi makhluk paling mematikan di hutan hujan tropis Amazon.

Hewan bernama cerah ini bisa ditemukan di rawa-rawa, danau, maupun sungai. Tergantung pada habitatnya, katak panah beracun ditemukan dalam warna yang berbeda termasuk emas, tembaga, merah biru atau hijau.

Mau tahu seberapa beracunnya katak ini? Diperkirakan mereka mengandung cukup racun untuk membunuh 10 manusia dewasa.

Warna kulit yang cemerlang dari katak panah beracun sebenarnya adalah peringatan untuk predator potensial mereka.

Jika ada pemangsa yang mencoba memangsanya, katak ini akan mengeluarkan racun yang berada di kulitnya. Jika terpapar maka akan menyebabkan pembengkakan, kelumpuhan otot, mual, dan bahkan kematian.

Racun yang sangat berbahaya ini diperoleh dari makanan mereka seperti semut, lipan, dan rayap. Racun yang ditemukan pada serangga ini berasal dari tanaman yang mereka makan.

Leimadophis Epinephelus, sejenis ular khusus yang ditemukan di hutan hujan Amazon adalah satu-satunya pemangsa alami katak panah beracun. Mereka bisa makan katak panah beracun tanpa terpengaruh oleh racun berbahaya.

2. Green Anaconda atau Anaconda Hijau

Green Anaconda alias Anaconda Hijau
Green Anaconda alias Anaconda Hijau (Nature My View)

Meski tidak berbisa, tapi Anaconda Hijau termasuk ke dalam spesies ular mematikan. Ular ini bisa tumbuh hingga 9 meter dengan bobot mencapai 25o kilogram. Menjadikannya sebagai ular hidup terbesar di Amazon.

Biasanya ular ini hidup di rawa-rawa dan sungai di Amazon.

Ular besar tak berbisa ini membunuh mangsanya dengan mencekik hingga berhenti bernapas atau melilit hingga meremukkan tulang-tulang. Kemudian anaconda akan menelannya bulat-bulat.

Halaman
1234
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved