DIY

Sultan: Abdi Dalem Wajib Nguri-uri Kebudayaan Yogyakarta

Sedikitnya 700 abdi dalem Kraton Yogyakarta mengikuti agenda syawalan di Bangsal Kepatihan, Rabu (4/7/2018).

Sultan: Abdi Dalem Wajib Nguri-uri Kebudayaan Yogyakarta
IST
Sedikitnya 700 abdi dalem Kraton Yogyakarta mengikuti agenda syawalan di Bangsal Kepatihan, Rabu (4/7/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sedikitnya 700 abdi dalem Kraton Yogyakarta mengikuti agenda syawalan di Bangsal Kepatihan, Rabu (4/7/2018).

Mereka pun berkesempatan langsung untuk sungkem dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono  X.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di DIY itu berpesan kepada seluruh abdi dalem, supaya senantiasa melayani masyarakat dengan sebaik mungkin.

Sebab, hal tersebut merupakan salah satu tugas yang diemban oleh abdi dalem.

"Bagaimana mereka bisa melayani seluruh masyarakat dengan baik, tanpa membeda-bedakan. Karena itu menjadi kewajibannya," ucapnya.

Baca: Sri Sultan HB X Ajak Seluruh Abdi Dalem untuk Tetap Junjung Tinggi Nilai Budaya Lokal

Di samping itu, Sultan juga berharap para abdi dalem tetap menjaga dan mengikuti kepribadian para leluhur tanah Mataram.

Salah satunya, yakni dengan turut serta melestarikan peninggalan sejarah, serta kebudayaan, di era sekarang.

"Abdi dalem wajib nguri-uri kebudayaan Yogyakarta, lebih dari warga lainnya," tandas Ngarsa Dalem.

Sementara itu, KPH Indrokusumo, mengatakan bahwa mereka yang hadir, merupakan perwakilan abdi dalem dari seluruh DIY.

Baca: Kraton Yogyakarta Mewisuda 324 Abdi Dalem

Sedangkan yang di dapuk sebagai penyelenggara adalah Kabupaten Sleman, namun lokasinya tetap di Kepatihan.

"Yang hadir ini kan abdi dalem keprajan, abdi dalem yang sehari-harinya bekerja, tapi masih terdaftar sebagai abdi dalem. Jadi, mungkin ada yang tidak libur dan sebagainya," kata kerabat Kerabat Pura Pakualaman tersebut.

Syawalan sendiri berlangsung dengan khidmat.

Ngarsa Dalem pun tampak menyungging senyum sembari menyalami para abdi dalem yang mengantre cukup panjang.

Seusai bersalam-salaman, hadirin juga disuguhi pentas tari tradisional. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved