Hari Keluarga Nasional 2018

Hari Ini Diperingati Sebagai Hari Keluarga Nasional, Inilah 4 Hal Sejarah Pencanangannya

Berikut adalah fakta sejarah lahirnya Hari Keluarga Nasional, seperti TribunJogja.com kutip dari laman resmi BKKBN.

Penulis: say | Editor: Muhammad Fatoni
ist/tempo
Hari Keluarga Nasional 

Namun bukan berarti, Belanda mau pergi begitu saja dari Indonesia, sehingga banyak pejuangg yang masih harus berjuang.

Situasi dianggap cukup kondusif di tahun 1949, setelah Belanda menyerah.

Pada 24-29 Juni 1949, tentara Belanda secara bertahap ditarik ke luar dari Yogyakarta.

Pada 29 Juni 1949, tentara Belanda di Yogyakarta sudah kosong.

Saat itulah para pejuang pulang dan kembali berkumpul bersama keluarganya.

Soeharto yang kala itu masih menjadi pemimpin tentara melaporkan pada Sri Sultan Hamengkubuwono IX bahwa seluruh pejuang telah kembali kepada keluarganya masing-masing.

Momentum ini dijadikan sebagai tonggak lahirnya Hari Keluarga Nasional.

4. Dimulainya Program Keluarga Berencana (KB)

Program KB dimulai di tahun 1957, dengan terbentuknya Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), yang fokus pada pada penurunan angka kematian ibu hamil dan melahirkan.

Pelaksanaan KB menjadi gerakan nasional secara resmi dilakukan pada 29 Juni 1970, bersamaan dengan berdirinya Badan Koordinasi dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved